Green Sukuk : Inovasi Keuangan Syariah untuk Lingkungan

Authors

  • Vina Aruna Institut Agama Islam Kh. Sufyan Tsauri Majenang
  • Bayu Sudrajat Institut Agama Islam Kh. Sufyan Tsauri Majenang
  • Alifah Nur Fajrin Institut Agama Islam Kh. Sufyan Tsauri Majenang
  • Jejen Jaenudin Institut Agama Islam Kh. Sufyan Tsauri Majenang
  • Muhammad Irfa Ihsanudin Institut Agama Islam Kh. Sufyan Tsauri Majenang

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.1002

Keywords:

Green Sukuk; Keuangan Syariah, Keuangan Syariah, Pembiayaan hijau;Energi Terbarukan, Inovasi Finansial Syariah

Abstract

Green Sukuk merupakan instrumen pembiayaan berbasis syariah yang dirancang untuk mendukung proyek-proyek ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Green Sukuk di Indonesia, kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), serta tantangan yang menghambat implementasinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis historis terhadap berbagai dokumen resmi, jurnal ilmiah, dan laporan institusional terkait green finance dan keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara pionir dalam penerbitan Green Sovereign Sukuk dan instrumen ini berkontribusi signifikan terhadap pembiayaan energi terbarukan, efisiensi energi, pengelolaan air, transportasi berkelanjutan, dan mitigasi perubahan iklim. Namun demikian, terdapat sejumlah hambatan seperti rendahnya literasi investor, keterbatasan proyek hijau, tidak seragamnya standar ESG, serta tantangan regulasi. Penelitian ini menegaskan bahwa Green Sukuk memiliki potensi besar untuk menjadi pilar utama pembiayaan berkelanjutan, asalkan didukung oleh kebijakan yang kuat, peningkatan literasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan.          

References

Deschryver, P., & de Mariz, F. (2020). What future for the green bond market? How can policymakers, companies, and investors unlock the potential of the green bond market? Journal of Risk and Financial Management, 13(3), 1–26.

Fitrah, R., & Soemitra, A. (2022). Green Sukuk for Sustainable Development Goals in Indonesia: A Literature Study. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 231–240.

Masruro, U. (2022). Green Sukuk Investment: Student’s Role and Interest in Realizing a Golden Indonesia 2045. Journal of Interdisciplinary Socio-Economic and Community Study, 2(1), 1–10.

Musari, K., & Hidayat, S. E. (2023). The Role of Green Sukuk in Maqasid Al-Shariah and SDGs: Evidence from Indonesia. In Z. H. Jumat, S. H. Khateeb, & S. N. Ali (Eds.), Islamic Finance, FinTech, and the Road to Sustainability (pp. 181–203). Springer.

Rahman, A. A., & Shukor, S. A. (2020). Green Sukuk: A sustainable Islamic finance instrument. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 13(3), 134–149.

Karina, L. A. (2019). Peluang dan Tantangan Perkembangan Green Sukuk di Indonesia. Proceeding of Conference on Islamic Management, Accounting, and Economics, 2, 259–265. https://journal.uii.ac.id/CIMAE/article/view/14165/9772

Ramadhan, I. A., & Wirdyanigsih. (2020). Green Sukuk Issuance as an Investment Instrument for Sustainable Development. Proceedings of the International Conference on Law, Governance, and Islamic Society (ICOLGIS), 413, 95–98.

Mujizat, D. A. (2021). The Sovereign Green Sukuk: An Analysis of Its Process and Barriers to Funding Renewable Energy Projects in Indonesia. Uppsala Universitet. ICMA. (2018). Green Bond Principles: Voluntary Process Guidelines for Issuing Green Bonds. International Capital Market Association. https://www.icmagroup.org/assets/documents/Regulatory/GreenBonds/Green-Bonds-Principles-June-2018-270520.pdf

Jivraj, H. (2020). Why So Few Green Sukuk? Sector Still Faces Longstanding Challenges, Say Practitioners. Salaam Gateway – Global Islamic Economy Gateway.

Downloads

Published

2026-01-23

How to Cite

Vina Aruna, Bayu Sudrajat, Alifah Nur Fajrin, Jejen Jaenudin, & Muhammad Irfa Ihsanudin. (2026). Green Sukuk : Inovasi Keuangan Syariah untuk Lingkungan. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(1). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.1002