Hubungan Kepatuhan Jadwal Terapi Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis

Authors

  • Marchenda Nasywa Orvala Universitas Islam Sultan Agung
  • Mohamad Arif Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.1080

Keywords:

Hemodialisis, Kepatuhan Jadwal Terapi, Kualitas Hidup, Penyakit Ginjal Kronis, Terapi Dialisis

Abstract

Penyakit ginjal tahap akhir merupakan kondisi yang mengancam jiwa karena keberlangsungan hidup pasien bergantung pada terapi dialisis atau transplantasi ginjal. Kepatuhan terhadap jadwal terapi hemodialisis menjadi faktor penting yang diduga memengaruhi kualitas hidup pasien. Ketidakhadiran pada sesi terapi dapat menyebabkan akumulasi toksin uremik dan kelebihan cairan yang berdampak pada kondisi klinis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan jadwal terapi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien. Penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional ini melibatkan 30 pasien di Unit Dialisis Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang yang dipilih secara consecutive sampling. Kepatuhan dinilai berdasarkan frekuensi minimal delapan kali per bulan dan durasi lima jam per sesi. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner Kidney Disease Quality of Life Short Form 36 versi Indonesia. Analisis dilakukan dengan uji Sommer D. Hasil menunjukkan 93,3 persen pasien patuh menjalani terapi. Kualitas hidup terbanyak berada pada kategori sedang dan baik masing masing 43,3 persen. Uji Sommer D menunjukkan nilai p sebesar 0,125. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan jadwal terapi hemodialisis dan kualitas hidup pasien.

References

Agustiani, S., Suparman, R., Setianingsih, T., & Mamlukah. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pasien Penderita Gagal Ginjal Kronik Dalam Menjalani Terapi Hemodialisis. Jurnal Ilmiah Bhakti Husada Indonesia, 2(02), 113–122.

Alfarisi, N. R. (2019). Hubungan Antara Kepatuhan Menjalani Hemodialisa Dengan Kualitas Hidup Pasien Chronik Kidney Disease (Ckd) Di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang Boyolali. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1(1), 1–13.

Amazihono, D., Nababan, T., & Zebua, Kasih, T. (2019). Hubungan antara kepatuhan menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien CKD di ruang hemodialisi RSU Royal Prima. 11(2), 56–66.

Amazihono, D., Nababan, T., Zebua, T., Tafonao, F., & Laia, F. (2021). Hubungan antara Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisa dengan Kualitas Hidup Pasien Chronic Kidney Disease di Ruang Hemodialisa RSU Royal Prima Medan. Jurnal Keperawatan, 11(2), 28–39.

Apriliani, E. A. P., Debora, O., & Vinsur, E. Y. Y. (2023). Quality of Life of Patients with Chronic Kidney Disease. JNK, 10(2), 189–195. https://doi.org/https://doi.org/10.26699/jnk.v10i2.ART.p189-195

Aufa, M., Angfakh, R., Wildan |, M., & Cahyono, H. D. (2024). Hubungan Frekuensi Hemodialisis dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Ginjal Kronik The Relationship Between Hemodialysis Frequency and Quality of Life in Chronic Kidney Disease. Jurnal Keperawatan Malang (JKM), 09(01), 89–99.

Fannisa, L., & Hermawati. (2023). Hubungan Kepatuhan dalam Terapi Hemodialisa dengan Kejadian Pruritus pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di RS Slamet Riyadi Surakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira …, 2(9), 140–153.

Fatonah, L., Andayani, T. M., & Yasin, N. M. (2021). Hubungan antara Efektivitas Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronis di Yogyakarta. Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(2), 1–6.

Hustrini, N. M., Susalit, E., & Rotmans, J. I. (2022). Prevalence and risk factors for chronic kidney disease in Indonesia: An analysis of the National Basic Health Survey 2018. Journal of Global Health, 12, 4074.

Iswara, L., & Muflihatin, S. K. (2021). Hubungan Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisa dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis : Literature Review. Borneo Student Research, 2(2), 958–967.

Puspitasari, S., Nopitasari, B. L., & Honsa, A. R. (2025). Hubungan Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Provinsi NTB. J Pharmaceutical, 3(1), 8–15.

Putri, P., Afandi, A. T., Kurniawan, D. E., & Kurniawati, Y. (2024). Self-Acceptance and Quality of Life in Patients Undergoing Hemodialysis Therapy : A Literature Review. Int Health Sci J, 1(2), 44–53.

Putro, W., Barlia, G., & Yuniar, L. (2024). Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Dengan Kualitas Hidup Di Rsud Pemangkat. JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI, 5(4), 13750–13763.

Risdiyanto, N., Wahyuni, U., Wulandari, A., Nur Azmi, N., & Puspita Sari, M. (2024). Hemodialysis Intervention to Improve Patient Quality of Life in Mr. A with Chronic Renal Failure. AJHS Journal, 3(9), 236–242. https://doi.org/10.58631/ajhs.v3i9.135

Susantri, W., Bayhakki, B., & Woferst, R. (2022). Hubungan Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik di Masa Pandemi Covid-19. Holistic Nursing and Health Science, 5(2), 216–225. https://doi.org/10.14710/hnhs.5.2.2022.72-81

Wua, T. C. M., Langi, F. L. F. G., & Kaunang, W. P. J. (2019). Kualitas hidup pasien hemodialisis di Unit Hemodialisis Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. E-Journal Unsrat, 8(7), 127–136.

Zulfikaredi, N., Kusumajaya, H., & Fitri, N. (2024). Faktor faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. 6, 109–120.

Downloads

Published

2026-02-19

How to Cite

Marchenda Nasywa Orvala, & Mohamad Arif. (2026). Hubungan Kepatuhan Jadwal Terapi Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(1). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.1080