Strategi Pengembangan Desa Wisata Hijau untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Desa Bilebante Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.1085Keywords:
Desa wisata hijau, Strategi pengembangan, Kunjungan wisatawan, Pariwisata berkelanjutan, SWOTAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serta strategi pengembangan Desa Wisata Hijau Bilebante dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Lombok Tengah. Desa Bilebante merupakan destinasi wisata berbasis lingkungan dan masyarakat yang mengedepankan konsep ekowisata berkelanjutan. Namun, pengembangan desa wisata masih menghadapi beberapa tantangan seperti promosi yang belum maksimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta fasilitas yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan menggunakan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bilebante memiliki kekuatan pada potensi alam yang masih asri, kearifan lokal, keberagaman aktivitas wisata, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata. Peluang yang dimiliki antara lain meningkatnya minat wisatawan terhadap wisata berbasis alam. Strategi yang perlu diprioritaskan meliputi penguatan promosi, peningkatan kualitas fasilitas, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
References
Azani; A. N.; Supardi; S.; & Rumba; R. (2024). Teknik Kepemanduan Pramuwisata Lokal Di Desa Wisata Hijau Bilebante; Kabupaten Lombok Tengah. Economics and Digital …; 5(2); 765–772. https://doi.org/10.37531/ecotal.v5i2.1331
Bangun Mulia; V. (2021). Memahami Dan Mengelola Dampak Pariwisata. Jurnal Kepariwisataan; 20(1); 75–85. https://doi.org/10.52352/jpar.v20i1.439
Budi Witarto; A.; & Trishuta Pathiassana; M. (2020). Analisis Pengelolaan Pariwisata Halal Di Desa Tete Batu Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Jurnal TAMBORA; 4(2A); 10–19. https://doi.org/10.36761/jt.v4i2a.764
Cahyani; F. A.; Safira; K. S.; Putra; I. N. U.; Nurhalizah; A.; & Ayu; J. P. (2024). Perempuan di Desa Wisata Hijau Bilebante terhadap Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Pariwisata; 29(1); 68. https://doi.org/10.30647/jip.v29i1.1763
Fandeli; C.; & Mukhlison. (2000). Pengembangan Ekowisata. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.
Fitrisna Widyasari; B.; Akiriningsih; T.; & Suharto. (2022). Partisipasi Masyarakat Dalam Mendukung Kegiatan Pariwisata Di Desa Wisata Hijau Bilebante Kabupaten Lombok Tengah. Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata Dan Budaya; 3(2); 94–103. https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v3i2.638
Herwanda; D.; Gunadi; M.; & Imran; S. (2022). Analisis Kawasan Ekowisata Dan Pemulihan Berbasis Kebencanaan Di Wisata Alam Citamiang Kabupaten Bogor. Jurnal Pariwisata Indonesia; 18(1); 15–27. https://doi.org/10.53691/jpi.v18i1.261
Idrus; S. H.; Said; L. O. A.; Sari; S. K. Y.; Rijal; M.; & Syam; N. (2024). Analisis Kebijakan Pengembangan Kepariwisataan Berkelanjutan dalam Mendukung Kelestarian Budaya Lokal dan Nasional 1. Mandalika Literature; 6(1); 192–202. https://doi.org/https://doi.org/10.36312/jml.v6i1.3773
Indrianeu; T.; Fadjarajani; S.; & Singkawijaya; E. B. (2021). Analisis Potensi Pariwisata Di Kabupaten Cianjur. JURNAL GEOGRAFI Geografi Dan Pengajarannya; 19(1); 73. https://doi.org/10.26740/jggp.v19n1.p73-90
Krisnawati; I. (2021). Program Pengembangan Desa Wisata Sebagai Wujud Kebijakan Pemerintah Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Pasca Covid dan Implementasinya. Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi; 4(2); 211–221. https://doi.org/10.31334/transparansi.v4i2.1974
Maak; C. S.; Muga; M. P. L.; & Kiak; N. T. (2022). Strategi pengembangan ekowisata terhadap ekonomi lokal pada Desa Wisata Fatumnasi. OECONOMICUS Journal of Economics; 6(2); 102-115.
Muhamad Alam Setiawan; & Muharis Muharis. (2025). Studi Analisis Kesiapan Desa Jelantik Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah menjadi Desa Wisata. Journal of Tourism and Economic; 7(2); 156–166. https://doi.org/10.36594/jtec/rkcay510
Pranoto; B.; Utami; T.; & Sunesti; Y. (2023). Pengembangan Desa Wisata Berjo Menuju SDGs Desa Mandiri dan Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora; 12(2); 381–395. https://doi.org/10.23887/jish.v12i2.61185
Putra; A. H.; Fathurrahim; F.; & Kurniansah; R. (2022). Pengembangan Potensi Wisata Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah. Journal Of Responsible Tourism; 2(1); 73–84. https://doi.org/10.47492/jrt.v2i1.1900
Riadi; D.; Permadi; L. A.; & Retnowati; W. (2023). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Minat Berkunjung Kembali Ke Desa Wisata Hijau Bilebante Yang Dimediasi Oleh Kepuasan Wisatawan. Jurnal Riset Pemasaran; 2(2); 38–49. https://doi.org/10.29303/jrp.v2i2.2678
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif; Kualitatif dan R & D.
Widodo; E. (2017). Pengembangan atraksi wisata pantai tanjung karang sebagai kawasan wisata bahari di kabupaten donggala. Jurnal Katalogis; 206–215.
Winarya Prabawa I Wayan Sukma. (2017). Konsep Green Tourism Dan Trend Green Tourism Marketing (Studi Literatur Kajian Green Tourism Dan Implementasinya). Jurnal KEPARIWISATAAN; 16(August). https://doi.org/https://doi.org/10.52352/jpar.v16i1.81
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







