Pembentukan Kesadaran Peduli Lingkungan melalui Program Jumat Bebas Emisi (JBEm) di Universitas Sebelas Maret
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i2.1117Keywords:
Pelaksanaan; Kesadaran; Peduli lingkungan; BerkelanjutanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan Program Jumat Bebas Emisi (JBEm) di Universitas Sebelas Maret, (2) mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program terhadap pembentukan kesadaran peduli lingkungan, serta (3) menganalisis strategi yang digunakan dalam pembentukan kesadaran peduli lingkungan melalui program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program JBEm didukung oleh ketersediaan infrastruktur transportasi berkelanjutan, seperti penyediaan sepeda kampus di titik strategis. Namun, terdapat beberapa hambatan, antara lain rendahnya kesadaran dan pemahaman warga kampus, keterbatasan sarana prasarana, penggunaan trotoar sebagai area parkir, serta kurangnya kepedulian terhadap dampak emisi karbon. Strategi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) melalui tahapan monitoring dan evaluasi menjadi pendekatan utama dalam meningkatkan kesadaran peduli lingkungan.
References
Carter, B., & McGoldrick, M. (1980). The changing family life cycle: A framework for family therapy. Allyn and Bacon.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Dunlap, R. E., Van Liere, K. D., Mertig, A. G., & Jones, R. E. (2000). Measuring endorsement of the New Ecological Paradigm: A revised NEP scale. Journal of Social, 56(3), 425–442.
Haul, S., Narut, Y. F., & Nardi, M. (2021). Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar. Jurnal Lisensi Pendidikan Dasar, 2(1).
Huberman, M. B. M. and A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.
Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodelogi Penelitian Kualitatif (cetakan ke-36). PT Remaja Rosdakarya.
Nasucha, Y., Rahmawati, L. E., & dkk, Y. S. (2020). Penguatan Karakter Peduli Lingkungan melalui Program Cinta Lingkungan di MIM Kranggan, Sukoharjo. Buletin KKN Pendidikan, 2(2).
Sabatier, P., & Mazmanian, D. (2014). THE IMPLEMENTATION OF PUBLIC POLICY: A FRAMEWORK OF ANALYSIS. Policy Studies Journal. https://doi.org/10.1111/j.1541-0072.1980.tb01266.x
Schwartz, S. H. (1977). Normative influences on altruism. Advances in Experimental Social Psychology, 10, 221–279.
Stern, P. C. (2000). New environmental theories: Toward a coherent theory of environmentally significant behavior. Journal of Social, 56(3), 407–424.
Sugiyono. (2013). Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.
Wulandari, R. (2016). (2016). Metode Kunjungan Lapangan untuk Menanamkan Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup. PEDAGOGIA:Jurnal Pendidikan, (5), 67. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v5il.90
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







