Penerapan Model Pembelajaran Kolaboratif dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5–6 Tahun di TK Handayani 2 Desa Ujanmas Kecamatan Sungai Are
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i2.1126Keywords:
Anak usia dini, Kecerdasan interpersonal, Pembelajaran kolaborasiAbstract
Kecerdasan interpersonal merupakan aspek fundamental dalam perkembangan anak usia dini karena berkaitan langsung dengan kemampuan berinteraksi, bekerja sama, serta membangun hubungan sosial yang positif dengan lingkungan sekitar. Namun, pada praktik pembelajaran di taman kanak-kanak, banyak anak cenderung belajar secara individual sehingga keterampilan sosial mereka kurang terlatih secara optimal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemampuan anak dalam berkomunikasi, berbagi, maupun bekerja sama dengan teman sebaya. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mendorong anak untuk lebih aktif dalam interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kolaboratif dapat mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia 5–6 tahun di TK Handayani 2 Desa Ujanmas, Kecamatan Sungai Are. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak usia 5–6 tahun di TK Handayani 2 Desa Ujanmas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru, observasi langsung terhadap kegiatan pembelajaran anak, serta dokumentasi pendukung berupa catatan kegiatan dan foto aktivitas. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai efektivitas penerapan pembelajaran kolaboratif dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kolaboratif efektif dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini. Hal ini tercermin dari meningkatnya kemampuan anak dalam berkomunikasi secara efektif, berbagi peran, menunjukkan empati, menyelesaikan konflik sederhana, serta bekerja sama dengan teman sebaya. Guru berperan penting sebagai fasilitator dengan merancang berbagai aktivitas yang mendorong interaksi sosial anak serta memberikan bimbingan dalam menghadapi permasalahan yang muncul selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran kolaboratif dapat menjadi strategi yang tepat untuk menumbuhkan kecerdasan interpersonal anak dan membantu mereka beradaptasi serta berpartisipasi positif di lingkungan sosial yang lebih luas.
References
Agung, A. A. G. (2012). Metodologi penelitian pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan Ganesha Singaraja.
Akbar, E. (2020). Metode belajar anak usia dini. Kencana Panamedia Group.
Amriani, S. R., & Halifah, S. (2024). Pengaruh model pembelajaran kolaboratif terhadap kecerdasan interpersonal anak usia dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 24–37. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v7i2.19868
Ananda, R., & Fadhilaturrahmi. (2018). Peningkatan kemampuan sosial emosional melalui permainan kolaboratif pada anak KB. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 20. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i1.3
Armadi, N. W., Pudjawan, K., & Antara, P. A. (2018). Pengaruh metode pembelajaran kolaboratif terhadap perilaku sosial pada anak kelompok B di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 6(2). https://doi.org/10.23887/paud.v6i2.15320
Armadi, N. W., Pudjawan, K., & Antara, P. A. (2023). Pengaruh metode pembelajaran kolaboratif terhadap perilaku sosial pada anak kelompok B di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha.
Bachtiar, M. Y. (2020). Pengaruh peran terhadap kecerdasan interpersonal pada anak kelas A di TK Buah Hati Kota Makassar. Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
Bungin, B. (2015). Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi metodologi ke arah ragam varian kontemporer. PT RajaGrafindo Persada.
Dimyati, J. (2013). Metodologi penelitian pendidikan dan aplikasinya pada pendidikan anak usia dini. Kencana.
Hadi, A. (1998). Metodologi penelitian pendidikan. CV Pustaka Setia.
Kurniasih, S. (2021). Kecerdasan interpersonal anak usia dini. Guepedia.
Lensiana. (2017). Implementasi pelatihan strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan kemampuan guru. Jurnal Kemendikbud, 1(1).
Moleong, L. J. (2011). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Mubiar Agustin, M., Inten, D. N., Permatasari, A. N., & Mulyani, D. (2021). Strategi guru PAUD dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini di saat belajar dari rumah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1997–2007. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1055
Oviyanti, F. (2018). Urgensi kecerdasan interpersonal bagi guru. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Oviyanti, F. (2021). Urgensi kecerdasan interpersonal bagi guru. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Purwaaktari, E. (2015). Pengaruh model collaborative learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dan sikap sosial siswa kelas V SD Jarakan Sewon Bantul. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 8(1), 95–111. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v8i1.4932
Rafianti, N. (2021). Optimalisasi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun (Skripsi). UIN Sultan Syarif Kasim Riau. https://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/54127
Rusmayadi. (2019). Pengaruh kecerdasan interpersonal dan keterampilan sosial terhadap kemandirian anak usia dini. Early Childhood Education Journal of Indonesia.
Sari, R. I., Niswah, C., Sofyan, F. A., & Sunardi. (2022). Hubungan pembelajaran collaborative learning terhadap sosial emosional anak usia 4–5 tahun di RA Muslimat NU 2 Palembang. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5), 1105–1113.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suratno. (2018). Asesmen teman sejawat (ATS): Sebuah kajian teoritis berbasis model pembelajaran kolaboratif (PBK). IRDH.
Tadjuddin, N. (2013). Analisis melejitkan kompetensi emosional anak usia dini. Xura Publishing.
Tadjuddin, N. (2014). Meneropong perkembangan anak usia dini perspektif Al-Qur’an. Herya Media.
Tadjuddin, N., Soleh, S., & Nopriansyah, U. (2021). Kurikulum penanaman sikap berbasis kecerdasan emosi bagi anak usia dini di Provinsi Lampung. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 664–679. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.974
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







