Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Penggunaan Tabir Surya dengan Kejadian Melasma pada Wanita Usia 25-50 Tahun di Desa Puyoh Kecamatan Dawe, Kudus
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i2.1140Keywords:
Melasma; Tabir Surya; Pengetahuan.Abstract
Melasma didefinisikan sebagai kondisi yang umumnya ditemukan pada area wajah terkena paparan sinar matahari, dimana akan terjadi hipermelanosis. Salah satu faktor resiko terjadinya melasma adalah paparan sinar matahari. Untuk mencegah dampak buruk dari sinar matahari kulit perlu mendapatkan perlindungan khusus berupa penggunaan sediaan tabir surya agar meminimalkan terjadinya melasma bagi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan penggunaan tabir surya dengan kejadian melasma. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekataan Cross-sectional. Jumlah sampel 50 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan kamera. Teknik Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini dari 27 responden yang berpengetahuan baik, 77,78% tidak melasma, sedangkan 26,09% melasma. Hasil analisis uji chi square didapatkan nilai p=0,001. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang tabir surya dengan kejadian melasma. Dari 25 responden dengan penggunaan tabir surya yang baik, 70,37% tidak melasma, sedangkan 26,09% melasma. Hasil analisis uji chi square didapatkan nilai p=0,008. Terdapat hubungan antara penggunaan tabir surya dengan kejadian melasma. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan penggunaan tabir surya dengan kejadian melasma. Pada responden dengan tingkat pengetahuan dan penggunaan tabir surya yang baik, kejadian melasma lebih berkurang.
References
Apriliyani, P. Y. (2017). Hubungan antara pemakaian tabir surya dengan derajat keparahan melasma (skor MASI) pada wanita di Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Surakarta.
Batam, U., Batubara, S., Amelia, C., & Yuneldi, A. D. (2021). Hubungan lamanya paparan sinar matahari dengan kejadian melasma pada wanita petugas penyapu jalan di dinas lingkungan hidup Kota Batam. Zona Kedokteran, 11(3).
Lapeere, H., Boone, B., Schepper, S., Verhaeghe, E., Gele, M., & Verhaeghe, K. (2012). Hypomelanoses and hypermelanoses. In L. A. Goldsmith, S. I. Katz, B. A. Gilchrest, A. S. Paller, D. J. Leffel, & K. Wolff (Eds.), Fitzpatrick’s dermatology in general medicine (8th ed., Vol. 1, pp. 804–826). McGraw-Hill.
Menul, A., & Umborowati, R. (2014). Studi retrospektif: Diagnosis dan terapi pasien melasma (Retrospective study: Diagnosis and therapy of melasma patients). 26(1).
Muflihunna, A., & Amalia, M. (2018). Analisis aktivitas perlindungan sinar UV sari buah sirsak (Annona muricata L.) berdasarkan nilai sun protection factor (SPF) secara spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 5. http://www.jurnal.farmasi.umi.ac.id/index.php/fitofarmakaindonesia
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Oktariana, P. D. (2012). Faktor risiko penderita melasma. Universitas Diponegoro.
Salim, Y. F., Yenny, S. W., & Lestari, S. (2018). Insidens melasma di poliklinik kulit dan kelamin RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2012–2015. Jurnal Kesehatan Andalas, 7. http://jurnal.fk.unand.ac.id
Santoso, M. T. A. (2022). Hubungan pengetahuan tentang penggunaan tabir surya dengan kejadian melasma pada petani wanita usia 30–50 tahun di Desa Watutulis Kabupaten Sidoarjo. Universitas Muhammadiyah Malang.
Sastroasmoro, S. (2014). Dasar-dasar metodologi penelitian klinis (5th ed.). Sagung Seto.
Wadoe, M., Syifaudin, D. S., Alfianna, W., Aifa, F. F., Narlika, D. P., Savitri, R. A., et al. (2019). Penggunaan dan pengetahuan sunscreen pada mahasiswa UNAIR. Jurnal Farmasi Komunitas, 6(1), 18.
Wawan, A., & Dewi, M. (2011). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia (Cetakan II). Nuha Medika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







