Makna Kedekatan Allah Dengan Hambanya Dalam Q. S. Al-Baqarah Ayat 186 (Kajian Tahlili Prespektif Tafsir Sufistik Nizam Al-Din Al-Naisaburi)
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i2.1187Keywords:
Kedekatan, Tafsir Sufi, Do’aAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh problem spiritual masyarakat berupa perasaan jauh dari Tuhan dan kegelisahan akibat doa yang belum terkabul, yang menunjukkan kurangnya pemahaman tentang tauhid dan tawakkal. Melalui pendekatan tasawuf, kajian ini menganalisis penafsiran Al-Naisaburi dalam Ghara’ib al-Qur’an terhadap Q.S. al-Baqarah:186. Tujuannya adalah mengungkap konsep kedekatan hamba-Tuhan dan makna hakiki pengabulan doa untuk menjawab kegersangan spiritual tersebut. Rumusan masalah ini berfokus pada analisis tasawuf terhadap Q.S. Al-Baqarah:186, yang mencakup penafsiran keseluruhan ayat, kedalaman makna "فإنى قريب", serta relasi intrinsik antara konsep kedekatan Ilahi (قريب) dengan respons kewajiban hamba (فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ). Dalam karya tulis ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer yang digunakan adalah kitab Ghara'ib al-Qur'an wa Ragha'ib al-Furqan karya Al-Naisaburi, didukung oleh sumber sekunder berupa jurnal, buku, dan kitab lain yang relevan dengan tafsir sufistik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelaah secara mendalam sumber-sumber tersebut, mencatat poin-poin penting, dan mengkontekstualisasikannya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif dengan mendeskripsikan makna dan mensistematisasikan penafsiran Al-Naisaburi terhadap Q.S. Al-Baqarah ayat 186 dalam bingkai tasawuf. Skripsi ini mengkaji penafsiran Q.S. Al-Baqarah ayat 186 dalam perspektif tafsir sufistik, dengan fokus pada tiga aspek utama. Pertama, konteks keterkaitan ayat dengan pembahasan puasa sebelumnya serta konsep kedekatan Allah (فَإِنِّي قَرِيبٌ) yang bersifat bathiniyyah, menolak pemahaman jasmani atau spatial. Kedua, makna kedekatan Allah dianalisis sebagai hubungan spiritual yang tidak terikat tempat atau arah, melainkan melalui ilmu, kekuasaan, dan rahmat-Nya. Ketiga, penelitian ini menguraikan relasi dialektis antara janji kedekatan Ilahi dengan perintah memenuhi seruan Allah (فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي) yang merefleksikan keseimbangan antara doa, usaha, dan ketaatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep kedekatan dalam ayat ini menekankan pentingnya adab spiritual dalam berdoa, termasuk keyakinan akan pengabulan sebagai manifestasi keimanan yang utuh.
References
Abdillah, I. (2024). Ragam Corak Tafsir: Tafsir Sufi. Mashadiruna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(1).
Al-Alusi, A. al-F. S. al-D. al-S. M. (1994). Ruh al-Ma’ani fi Tafsir al-Qur’an al-’Adhim wa al-Sab’ al-Mathani. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Asfar, K. (2020). Tafsir Sufistik Perspektif Teoretis. Al-Wajid: Jurnal Ilmu Al-Quran Dan Tafsir.
Dzakiyuddin, A. K. (2024). Dimensi Isyari dalam Tafsir Ruhul Ma’ani Karya Al-Alusi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1).
Farida, U. (2015). Menelisik Gagasan Tafsir Abu al-Hamid al-Ghazali dalam Kitab Jawahir al-Qur’an. Hermeneutik, 9(2).
Istiqomah, H. (2019). Analisis Morfologi Doa dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah 186. Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab, 3(2).
Kurdi, A. J. (2020). Mengenal Imam An-Naisaburi dan Kitabnya Ghara’ib al-Qur’an wa Ragha’ib al-Furqan.
Kusroni. (2018). Tafsir Ruh Al-Bayan Karya Isma’il Haqi dan Pandangannya tentang Tafsir dengan Pendekatan Sufi-Ishari. Jurnal Putih, 4.
Melani, S. (2023). Hakikat dan Tujuan Puasa dalam Perspektif Tafsir Sufi (Analisis Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 183-187). Ulumul Qur’an: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(2).
Mulyana, H. (2018). Kematian Perspektif Kitab Haqaiq al-Tafsir.
Mustafa, P. S. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Tindakan Kelas dalam Pendidikan Olahraga. Insight Mediatama.
Nabila, N. (2024). Terkabulnya Doa dalam Q.S. Al-Baqarah Ayat 186 (Studi Komparatif Tafsir Al-Munîr dan Tafsir Fî Ẓilâlil Qur’an).
Said, Muh. (2014). Metodologi Penafsiran Sufistik: Perspektif Al-Gazali. Diskursus Islam, 2(1).
Usman, A. D. (2019). Tasawuf dalam Kitab Fushus Al-Hikam Karya Ibn ‘Arabi. Refleksi, 19(2).
Yunus, B. M. (2017). Pendekatan Sufistik dalam Menafsirkan Al-Qur’an. Syifa Al-Qulub, 2(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







