Penerapan Media Sosial Untuk Pembelajaran Literasi Pada Pelajaran Bahasa Indonesia

Authors

  • Asyam Sholikhul Hadi Universitas Negeri Semarang
  • Nur Azizah Universitas Negeri Semarang
  • Rahayu Pristiwati Universitas Negeri Semarang
  • Meina Febriani Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i2.1196

Keywords:

Media Sosial, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Literasi Digital

Abstract

Evolusi pendidikan di era Society 5.0 menuntut transformasi paradigma pembelajaran Bahasa Indonesia dari model tradisional menuju integrasi ekosistem digital yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media sosial sebagai sarana pembelajaran literasi, mengidentifikasi tantangan yang muncul, serta merumuskan strategi mitigasi pedagogis yang relevan bagi pendidik. Menggunakan metode studi pustaka atau Systematic Literature Review (SLR), riset ini menyintesis berbagai literatur akademik dari basis data terakreditasi dalam rentang waktu 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan X (Twitter) secara signifikan mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan partisipasi aktif siswa. Berdasarkan landasan Teori Konektivisme dan Multimodalitas, media sosial mentransformasi peran siswa dari konsumen pasif menjadi pencipta pengetahuan (prosumer). Platform Instagram dan TikTok efektif untuk melatih keterampilan menulis kreatif serta berbicara performatif melalui fitur video pendek dan visual. Sementara itu, YouTube dan X mendukung pengembangan kemampuan menyimak kritis serta penyusunan argumen yang logis dan kohesif. Namun, integrasi ini menghadapi hambatan serius berupa distraksi kognitif akibat algoritma konten hiburan, degradasi kualitas kebahasaan (penyimpangan PUEBI), ancaman perundungan siber (cyberbullying), dan kesenjangan akses infrastruktur digital. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan strategi "walled-garden pedagogy" melalui penggunaan fitur privasi, penetapan kontrak etika digital (netiket), serta standardisasi rubrik penilaian yang memberikan bobot seimbang pada aspek gramatikal, substansi nalar, dan kreativitas multimodal. Sinergi lintas disiplin antara guru Bahasa Indonesia, PPKn, dan TIK menjadi kunci untuk membentuk ekosistem literasi yang inklusif dan tangguh. Simpulannya, media sosial yang dikelola dengan mitigasi risiko yang presisi dapat menjadi sekutu strategis dalam mengatasi krisis literasi nasional dan menyiapkan generasi yang kritis di era pascakebenaran (post-truth).

References

Abror, M. R., & Azizah, A. (2026). Integrasi Teks Multimodal sebagai Inovasi Metode Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Abad ke-21. Seminar Nasional Dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran.

Anisa Anisa, Desty Endrawati Subroto, Anggun Mutia, Imas Purnamasari, & Tarsih Tarsih. (2025). Analisis Konten Tiktok Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan Dan Bahasa, 3(3), 83–101. https://doi.org/10.61132/yudistira.v3i3.1928

Budiarti, E. (2024). Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Melalui Media Twitter dengan Metode Penelitian Tindakan Kelas pada Kurikulum Merdeka Belajar di SMP. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 2(1), 35–45. https://doi.org/10.61650/jptk.v2i1.284

Dewi, D. A., & Hamid, S. I. (2021). Menumbuhkan Karakter Siswa melalui Pemanfaatan Literasi Digital. Jurnal Basicedu.

Dinda, F. M. (2024). Dampak Media Sosial Terhadap Ragam Bahasa Mahasiswa. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa.

Erni Suswati, M. Bayu Firmansyah, & Ilmiyatur Rosidah. (2025). Analisis Wacana Multimodal dalam Website Universitas PGRI Wiranegara. Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(4), 585–594. https://doi.org/10.37630/jpb.v15i4.3704

Gilster, P. (2025). Konsep Literasi Digital dalam Kurikulum Merdeka Belajar (Rujukan Teori 1997). El-Hadhary: Jurnal Penelitian Pendidikan Multidisiplin.

Goldie, J. G. S. (2016). Connectivism: A knowledge learning theory for the digital age? Medical Teacher, 38(10), 1064–1069. https://doi.org/10.3109/0142159X.2016.1173661

Hajar, A. I. U., Rahmadhani, A. N., Herlianti, Z. H., & Saputera, A. (2025). Kajian Literatur Penggunaan Instagram sebagai Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Kimia. Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha, 9(1). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPK

Hamzah, A. (2020). Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research): Kajian Filosofis, Teoretis, Aplikasi, Proses, dan Hasil Penelitian. Literasi Nusantara Abadi.

Hasanah, A. Z., Nurhayati, E., & Isnaini, H. (2025). Respons Siswa Terhadap Penggunaan Model Project Based Learning Berbantuan Media Sosial Tiktok Dalam Pembelajaran Menulis Teks Puisi. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(6).

Hikmah, M., & Haryadi, H. (2022). Aplikasi Tiktok Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Keterampilan Berbicara Untuk Siswa SMA. Jurnal Literasi.

Irawan, D., & Utama, D. S. (2020). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap kemampuan berbicara bahasa Indonesia pada siswa SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra.

Joko, N. S. T., Sutjipto, V. W., & Putri, M. L. (2026). Pemanfaatan Media Twitter sebagai Sarana Pembelajaran SNBT dilihat dari Teori Uses and Gratification. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(8). https://jurnal.intekom.id/index.php/njms

Kress, G. R., & van Leeuwen, T. (2024). Multimodal discourse analysis: The modes and media of contemporary communication in Education. Kembara.

Kusumandaru, A. D., & Rahmawati, F. P. (2022). Implementasi Media Sosial Aplikasi Tik Tok sebagai Media Menguatkan Literasi Sastra dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed., Ed.). SAGE Publications. https://books.google.com/books/about/Qualitative_Data_Analysis.html?id=p0wXBAAA QBAJ

Mukhlis, H. (2024). Connectivism and digital age education: Insights, challenges, and future directions. Kasetsart Journal of Social Sciences.

Mutiara, D. (2024). Tantangan Etika Komunikasi dalam Media Sosial. Jurnal Komunika. Nababan, W. R., & Rahmadani, N. (2024). Tantangan Bahasa di Era Digital Terhadap Kesalahan Berbahasa Dalam Komunikasi Media Sosial. Jurnal Bahasa Daerah Indonesia.

Naidah, N., Abbas, A., & Kaharuddin, K. (2023). Pemanfaatan YouTube Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Menyimak Cerita Anak Pada Siswa Kelas V SD. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan.

Nisa Hafzhiyah Hasibuan. (2024). Revitalisasi Pemanfaatan Youtube Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Di UINSU. Sintaksis : Publikasi Para Ahli Bahasa Dan Sastra Inggris, 2(4), 01–08. https://doi.org/10.61132/sintaksis.v2i4.736

OECD. (2023). PISA 2022 Results: Reading Literacy.

Pratiwi, D., & Saputra, A. (2025). Tantangan dan Solusi Pembelajaran Literasi Berbasis Media Sosial. Prosiding Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra.

Ratna Sari. (2026). Integrasi Literasi Digital Dalam Pengajaran Bahasa Indonesia: Implementasi Kurikulum Berdampak Yang Berorientasi Masa Depan. 6.

Rezky, A., Saswadi, Y., Aslinda, E., Milda, S., & Andriani, W. S. (2024). Etika Berkomunikasi Pada Kalangan Pemuda Gen-Z Dalam Era Media Digital. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09(04), 233–243.

Ria, T. N., Hartono, R., Saleh, M., & Wahyuni, S. (2022). Potret Penggunaan Pendekatan Multimodal Literasi Terhadap Keterampilan Menulis Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pandanaran Semarang. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, 1088–1093.

Sari, Y. N., & Margana, M. (2023). YouTube sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa di Abad 21. Jurnal Literasi Digital.

Sirima, F. G., Ulfah, U., Bayu Santosa, P., Ruslan, H., & Juniati, J. (2025). Pengaruh Penggunaan Media Tiktok Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Di Era Digital Pada Mahasiswa Kelas D Semester Vi Angkatan 2022 Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Universitas Tadulako. Jurnal Konfiks, 12(2), 226–233. https://doi.org/10.26618/bcwrxf78

Siswanto, F., & Ar Rosyid, H. (2022). Pemanfaatan Bahasa Indonesia Pada Platform Media Sosial Twitter pada Masa Society 5.0. Jurnal Inovasi Teknologi Dan Edukasi Teknik, 2(5), 256–260. https://doi.org/10.17977/um068v2i52022p256-260

Subagjo, A. (2023). Kemampuan Literasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa MTsN 4 Bojonegoro. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(04), 464–468. https://doi.org/10.57008/jjp.v3i04.632

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Zunurahma, F. C. (2023). Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Segmen Belajar Bareng Cita. Bestari: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia.

Downloads

Published

2026-04-17

How to Cite

Hadi, A. S., Azizah, N., Pristiwati, R., & Febriani, M. (2026). Penerapan Media Sosial Untuk Pembelajaran Literasi Pada Pelajaran Bahasa Indonesia. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(2). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i2.1196