Program Komunitas Bergerak sebagai Upaya Penguatan Employee Engagement PT Pertamina (Persero)
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1351Keywords:
Employee Engagement, Komunikasi Internal, Komunitas Bergerak, Public Relations, Tanggung Jawab SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan komunikasi internal pada Program Komunitas Bergerak sebagai upaya penguatan employee engagement Perwira PT Pertamina (Persero). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara informal, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi Internal Communications menerapkan empat tahapan public relations, yaitu defining public relations problems, planning and programming, taking action and communicating, serta evaluating. Pada tahap identifikasi masalah, ditemukan kesenjangan antara kesadaran dan pemahaman Perwira terhadap isu keberlanjutan. Strategi komunikasi kemudian dirancang melalui kampanye multikanal, publikasi inspiratif, storytelling, dan internalisasi nilai AKHLAK. Pelaksanaan program mendorong partisipasi Perwira dalam kegiatan sosial, lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Evaluasi menunjukkan peningkatan jumlah komunitas, keterlibatan Perwira, efektivitas komunikasi internal, nilai donasi, serta jumlah penerima manfaat. Dengan demikian, Program Komunitas Bergerak tidak hanya berfungsi sebagai CSR internal, tetapi juga menjadi praktik komunikasi strategis yang memperkuat budaya perusahaan, rasa memiliki, dan dampak sosial berkelanjutan.
References
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Darmawan, D., & Putri, R. T. (2020). Membangun jiwa kewirausahaan melalui pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, 8(2), 112-125.
Fadhilah, S., Hermansah, B., & Ayurachmawati, P. (2022). Pemanfaatan Cerita Rakyat Sebagai Penanaman Etika untuk Membentuk Pendidikan Karakter Siswa Kelas IV SD. Indonesian Research Journal On Education, 2(2), 441–450.
Fathurrohman, M., Sulistyorini, S., & Suryani, S. (2017). Budaya disiplin dan tanggung jawab siswa di sekolah menengah pertama. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 45-58.
Hasanah, U., & Suyanto, S. (2019). Pengaruh budaya religius sekolah terhadap pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 187-201.
Hermansah, B., Setyawati, H., Nasuka, N., & Hanani, E. S. (2025). PJOK berbasis budaya lokal: Model pembelajaran melalui permainan tradisional. Star Digital Publishing.
Koesoema, D. (2015). Pendidikan Karakter Utuh dan Menyeluruh. Yogyakarta: Kanisius.
Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Siregar, T. M., & Napitupulu, D. S. (2021). Experiential learning dalam pembelajaran kewirausahaan di perguruan tinggi. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 34-47.
Widodo, H. (2019). Integrasi pengalaman usaha nyata dalam meningkatkan minat kewirausahaan mahasiswa. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 16(2), 78-91.
Wiyani, N. A. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Pedagogia.
Zamroni. (2016). Budaya Sekolah. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







