Perbedaan Self Control Berdasarkan Angkatan pada Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1355Keywords:
Angkatan, Mahasiswa, One-Way ANOVA, Pengendalian Diri, Self-ControlAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan self-control berdasarkan angkatan pada mahasiswa Universitas Jambi. Self-control dipahami sebagai kemampuan mengendalikan pikiran, emosi, dorongan, dan perilaku agar selaras dengan tujuan akademik serta norma sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain non-eksperimental. Sampel berjumlah 120 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi seimbang ke dalam empat angkatan, yaitu 2022, 2023, 2024, dan 2025. Data dikumpulkan melalui skala self-control berbentuk Likert lima pilihan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan One-Way ANOVA. Hasil deskriptif menunjukkan rata-rata self-control tertinggi terdapat pada angkatan 2022, sedangkan rata-rata terendah terdapat pada angkatan 2025. Data memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai F sebesar 6,842 dengan signifikansi 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan self-control yang signifikan berdasarkan angkatan. Mahasiswa angkatan lebih lama cenderung memiliki self-control lebih tinggi karena pengalaman akademik, proses adaptasi, dan tuntutan perkuliahan yang lebih kompleks. Hasil ini menegaskan pentingnya dukungan kampus melalui pembinaan regulasi diri, konseling akademik, dan pelatihan manajemen waktu bagi mahasiswa baru secara berkelanjutan. Program pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap angkatan mahasiswa aktif.
References
Ardana, M. F., & Nurlaili, E. I. (2026). Pengaruh self control, penggunaan e-commerce ({Shopee}), dan pendidikan ekonomi keluarga terhadap perilaku konsumtif mahasiswa {Universitas Negeri Surabaya}. RIGGS: Research in Global Growth and Sustainability, 5(1), 3764–3778. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6742
Dewi, A. V., & Arswimba, B. A. (2024). Perbedaan tingkat self control pada mahasiswa {Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma} pengguna media sosial {X} ({Twitter}) ditinjau dari jenis kelamin. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan Dan Bahasa, 2(4), 198–311. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v2i4.1066
Maiseptian, F., Rosdialena, R., & Dewita, E. (2021). Self control mahasiswa perempuan pengguna smartphone serta implikasinya dalam bimbingan konseling {Islam}. Kafaah: Journal of Gender Studies, 11(1), 107–120.
Nurkholifah, W. (2025). Pengaruh kontrol diri terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Didaktik: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(1), 145–156.
Pranitasari, D., Sari, M., & Nugroho, A. (2023). Self control, self awareness dan kejenuhan belajar pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 12(2), 120–132.
Pratiwi, C. (2024). Pengaruh self control terhadap kecanduan media sosial pada mahasiswa. IJEC: Indonesian Journal of Educational Counseling, 5(2), 55–67.
Septianti, L. (2024). Hubungan self control dengan problematic internet use pada mahasiswa. Jurnal Nusantara, 8(3), 233–245.
Tangney, J. P., Baumeister, R. F., & Boone, A. L. (2004). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of Personality, 72(2), 271–324.
Wahyuni, D. R. (2023). Hubungan self control dengan perilaku academic cheating pada mahasiswa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 2(1), 88–95.
Wiyanita, D. P. S., & Amelia, S. (2026). Pengaruh self-control terhadap grit pada mahasiswa aktif organisasi. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 13(1), 393–401. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p393-401
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







