Valuasi Total Ekonomi Hutan Mangrove di Kawasan Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru (Studi Kasus Ekowisata Bale Mangrove)
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1385Keywords:
Ekowisata Mangrove, Frekuensi Kunjungan, Metode Biaya Perjalanan, Nilai Ekonomi Total, Valuasi EkonomiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik Ekowisata Hutan Bale Mangrove Desa Jerowaru, menghitung nilai ekonomi total ekosistem mangrove, serta menguji faktor-faktor yang memengaruhi frekuensi kunjungan wisatawan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei, observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Responden wisatawan ditentukan melalui incidental sampling, sedangkan masyarakat dan pengelola dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui valuasi ekonomi, Travel Cost Method, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan mangrove Desa Jerowaru memiliki karakteristik ekologis yang baik, ditandai oleh keberadaan Rhizophora sp., Avicennia sp., Bruguiera sp., Nypa sp., dan Xylocarpus sp. Nilai ekonomi total ekosistem mangrove mencapai Rp4.335.000.000 per tahun, terdiri atas direct use value sebesar Rp2.040.000.000, indirect use value sebesar Rp1.995.000.000, dan nilai wisata sebesar Rp300.000.000. Hasil regresi menunjukkan bahwa pendapatan, umur, dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap frekuensi kunjungan, sedangkan biaya perjalanan, jarak tempuh, dan jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan ekowisata mangrove berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Rekomendasi pengelolaan diarahkan pada peningkatan fasilitas, kebersihan, promosi wisata, serta penguatan partisipasi lokal agar manfaat ekonomi dan ekologis tetap berkelanjutan di masa depan.
References
Abidin, Z., Huda, A., & Rosanti, N. (2022). Valuasi Ekonomi pada Wisata Alam Curug Gangsa di Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan dengan Metode Biaya Perjalanan (Travel Cost Method). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 9(3). https://doi.org/10.25157/jimag.v9i3.8394
Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta.
Fauzi, A. (2010). Ekonomi Perikanan: Teori, Kebijakan, dan Pengelolaan. Gramedia Pustaka Utama.
Handana, Y. (2012). Valuasi Ekonomi Ekowisata Hutan Mangrove di Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut Surabaya Jawa Timur. Universitas Brawijaya.
Handayani, R. (2017). Valuasi Ekonomi Obyek Wisata Pantai Amal di Kota Tarakan. Universitas Borneo Tarakan.
Harahab, N. (2010). Penilaian Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove dan Aplikasinya dalam Perencanaan Wilayah Pesisir. Graha Ilmu.
Hasan, M. I. (2002). Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia.
Julaikha, S., & Sumiyati, L. (2017). Nilai Ekologis Ekosistem Hutan Mangrove. Jurnal Biologi Tropis.
Kalitouw, W. D., Kumaat, R. M., Pangemanan, L. R. J., & Pangemanan, P. A. (2015). Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove di Desa Tiwoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. COCOS, 6(8). https://doi.org/10.35791/cocos.v6i8.8113
Kamaluddin, A. (2023). Analisis Discounted Cashflow untuk Menilai Investasi pada Perusahaan Perbankan di Papan Utama. STIE PGRI Dewantara Jombang.
Nugroho, P. S. (2010). Valuasi Ekonomi Wisata Pantai Glagah dengan Pendekatan Biaya Perjalanan (Travel Cost) di Desa Glagah Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo. Universitas Sebelas Maret.
Rospita, J., Zamdial, & Renta, P. P. (2017). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Pasar Ngalam Kabupaten Seluma. Jurnal Enggano, 2(1), 115–128. https://doi.org/10.31186/jenggano.2.1.115-128
Sahureka. (2016). Pengertian Mangrove. Lingkungan, 16(1), 1–23.
Singarimbun, M., & Effendi, S. (1982). Metodologi Penelitian Survei. LP3ES.
Teguh, M. (2016). Structural Behaviour of Precast Reinforced Concrete Frames on a Non-Engineered Building Subjected to Lateral Loads. International Journal of Engineering and Technology Innovation, 6(2), 152–164.
Wahyuni, Y., Putri, E. I. K., & Simanjuntak, S. M. H. (2014). Valuasi Total Ekonomi Hutan Mangrove di Kawasan Delta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.18330/jwallacea.2014.vol3iss1pp1-12
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







