Mashdar in the Qur’an: A Linguistic Analysis of the Essence of Worship
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1389Keywords:
Analisis Linguistik, Ibadah, Mashdar, Morfologi Arab, Semantik Al-Qur'anAbstract
Penelitian ini mengkaji penggunaan mashdar dalam Al-Qur'an sebagai unsur kebahasaan yang merepresentasikan esensi ibadah. Fokus kajian diarahkan pada empat mashdar utama, yaitu ibadah, dhikr, du'a, dan sabr, karena keempatnya mewakili dimensi konseptual, spiritual, relasional, dan psikologis dalam ibadah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data utama berupa ayat Al-Qur'an yang memuat bentuk mashdar atau derivasi kata yang berkaitan dengan ibadah, sedangkan data pendukung berasal dari literatur morfologi Arab, semantik Al-Qur'an, dan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan melalui identifikasi bentuk kata, klasifikasi pola wazan, penafsiran fungsi linguistik, dan pembacaan semantik berdasarkan konteks ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mashdar dalam ayat-ayat ibadah tidak hanya berfungsi sebagai nomina verbal, tetapi juga membentuk makna yang abstrak, universal, dan berkelanjutan. Mashdar ibadah menegaskan penghambaan total sebagai orientasi hidup manusia; dhikr menunjukkan kesadaran batin terhadap kehadiran Allah; du'a menggambarkan komunikasi responsif antara hamba dan Tuhan; sedangkan sabr merepresentasikan daya tahan spiritual yang menopang keberlanjutan ibadah. Temuan ini memperlihatkan bahwa analisis linguistik atas mashdar dapat memperkaya pemahaman mengenai ibadah sebagai konsep yang melampaui ritual formal dan mencakup kesadaran batin serta perilaku hidup secara menyeluruh.
References
Akra, D., Hammouda, T., & Jarrar, M. (2025). QuranMorph: Morphologically Annotated Quranic Corpus. https://arxiv.org/abs/2506.18148
Faizin, H. (2021). Sejarah dan Karakteristik Al-Qur’an dan Terjemahnya Kementerian Agama RI. Suhuf, 14(2), 283–311. https://doi.org/10.22548/shf.v14i2.669
Hakim, L. N. (2022). Sabar dalam Tafsir As-Sa’di. Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir.
Humaidi, H., & Hasan, J. B. (2025). Rekonstruksi Makna Ibadah dalam Perspektif Al-Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 411–421.
Husna, K., & Arif, M. (2021). Ibadah dan Praktiknya dalam Masyarakat. TA’LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 4(2), 143–151. https://doi.org/10.52166/talim.v4i2.2505
Ihsanillah, M. M. (2024). Konsep Sabar pada Surah Al-Baqarah dan Implikasinya dalam Kesehatan Mental. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir.
Kallang, A. (2018). Konteks Ibadah Menurut Al-Qur’an. Al-Din: Jurnal Dakwah Dan Sosial Keagamaan, 4(2). https://doi.org/10.35673/ajdsk.v4i2.630
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan 2019. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Khairallah, C., Marzouk, R., Khalifa, S., Nassar, M., & Habash, N. (2024). Computational Morphology and Lexicography Modeling of Modern Standard Arabic Nominals. https://arxiv.org/abs/2402.00385
Maesaroh, W., Cahyani, A., Al-Madani, I. K., & Susiawati, I. (2026). Arabic Morphology: Derivation Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching. INCARE: International Journal of Educational Resources, 6(5), 623–634. https://doi.org/10.59689/incare.v6i5.1311
Malik, A. A. (2025). Qur’anic Interpretation of Dhikr and the Reconfiguration of Religious Authority in the Digital Sphere. ISLIMUS.
Malik, I. (2024). Government Effectiveness and Good Governance Index: The Case of Indonesia. Journal of Governance, 9(1), 106–126. https://doi.org/10.31506/jog.v9i1.23787
Mubarak, M. R., & Bashori. (2025). Transformasi Makna Tobat dalam Al-Qur’an: Analisis Semantik dan Relevansi Sosial. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 2(3), 361–375. https://doi.org/10.71153/jimmi.v2i3.324
Mubarokah, K., Nurjanah, N., Yuantari, M. G. C., Asfawi, S., Pramitasari, R., Setyawati, V. A. V, Rachmani, E., Isworo, S., Savicevic, A. J., & Geets-Kesic, M. (2024). TBL-20Q-IDN: Validation of tuberculosis literacy instrument in urban settings. BIO Web of Conferences, 133. https://doi.org/10.1051/bioconf/202413300017
Pohan, I. Y. (2024). Pandangan Al-Qur’an Mengenai Flexing Ibadah. KACA: Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin.
Rahmadani, A. R., Ramadhanti, C., & Dewanti, D. W. (2023). Identifikasi bahaya dan penilaian risiko (IBPR) menggunakan metode HIRARC pada PT XYZ. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan, 9(2), 168–173.
Rahmadani, R., & Dasuki, A. (2026). Morfologis Al-Qur’an: Analisis Ilmu Sarf terhadap Pola Pembentukan Kata dan Mekanisme Makna dalam Teks Wahyu. Jurnal Sains, Sosial, Dan Studi Agama, 2(6).
Ramadhan, R., Haerudin, H., Baso, Y. S., & Agussalim, A. (2026). A Semantic Analysis of the Root [س-ل-م] and Its Derivatives in the Qur’an: A Case Study of the Indonesian Ministry of Religious Affairs Qur’an Translation. Journal of Language and Literature Studies, 6(1), 368–380. https://doi.org/10.36312/jolls.v6i1.4710
Setiyadi, A. C. (2025). Morphological Model of Derivational Patterns of Fi’il Tsulathi Mujarrad: Integration of Classical and Modern Linguistics. Asalibuna.
Shohib, M., Rif’ah, L., & Mas’udah, L. (2025). Hikmah Dzikir dalam Perspektif Mafatih Al-Ghaib dan Tafsir Al-Misbah: Telaah Interpretasi dengan Pendekatan Tafsir Interdisipliner. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 6(2), 615–628.
Suhemi, E. (2020). Mashdar dalam Surat Al-Kahfi: Suatu Kajian Morfologis. Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 17(2), 186–195. https://doi.org/10.22373/jim.v17i2.9180
Suriyati, S. (2023). Urgensi Sabar dalam Tinjauan Al-Qur’an. Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Tafsir.
Ulum, K. (2021). Sabar dalam Al-Qur’an: Kajian Tafsir Maudhu’i. Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist.
Zaini, H. (2025). The Role of Dhikr in Counseling: Exploring Its Meaning and Relevance in the Qur’an. TOFEDU: The Future of Education Journal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







