Pengaruh Sistem Kerja Hybrid dan Work-Life Balance terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z di Jakarta Barat

Authors

  • Riska Amelia Universitas Bina Sarana Informatika
  • Rakhmat Hadi Sucipto Universitas Bina Sarana Informatika
  • Tri Indah Annisa Universitas Bina Sarana Informatika

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1499

Keywords:

Fleksibilitas, Generasi Z, Kepuasan Kerja, Kerja Hibrida, Work-Life Balance

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sistem kerja hibrida dan work-life balance terhadap kepuasan kerja karyawan Generasi Z di Jakarta Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian berjumlah 587.064 penduduk Generasi Z, sedangkan sampel sebanyak 100 responden ditentukan menggunakan rumus Yamane dengan tingkat kesalahan 10 % dan dipilih melalui purposive sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kerja hibrida tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan koefisien 0,082, nilai t 0,900, dan signifikansi 0,370. Work-life balance berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,129, nilai t 2,313, dan signifikansi 0,023. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F 5,609 dan signifikansi 0,005. Nilai R Square sebesar 0,104 menunjukkan kontribusi model 10,4 %. Temuan menegaskan bahwa peningkatan kepuasan kerja lebih bergantung pada kemampuan karyawan menjaga keseimbangan pekerjaan dan kehidupan pribadi daripada penerapan sistem kerja hibrida semata. Perusahaan perlu memperkuat batas waktu kerja, dukungan kesejahteraan, dan pengembangan karier.

References

Badan Pusat Statistik. (2025). Jumlah Penduduk Jakarta Barat Kelompok Umur (Jiwa), 2024. Badan Pusat Statistik Kota Jakarta Barat. https://jakbarkota.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDgjMg==/jumlah-penduduk-jakarta-barat-kelompok-umur.html

Beno, M., Caganova, D., & Sliva, A. (2025). Commuting Versus E-Flexibility: The Workforce’s Choice. Acta Logistica, 12(3), 503–508. https://doi.org/10.22306/al.v12i3.678

Bloom, N., Han, R., & Liang, J. (2023). How Hybrid Working From Home Works Out.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Darwin, M., Reynelda, M., Sormin, S., Nurhayati, Y., Tambunan, H., Sylvia, D., Adnyana, M., Prasetiyo, B., Viantati, P., & Gebang, A. (2021). Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif. CV Media Sains Indonesia.

Deloitte. (2025). 2025 Gen Z and Millennial Survey: Growth and the Pursuit of Money, Meaning, and Well-Being. Deloitte. https://www.deloitte.com/global/en/issues/work/content/genz-millennialsurvey.html

Dewi, S., Purba, C. P., Wulandari, P., Martasya, J., & Robain, W. (2025). Peran MSDM dalam Mengelola Karyawan Remote dalam Konteks Internasional: Tantangan dan Strategi Terbaik. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 9(1).

Dewo, O. S., & Dwianto, A. S. (2025). Pengaruh Work-Life Balance terhadap Psychological Well-Being pada Karyawan Pascapandemi COVID-19. Edunomika, 13(2), 306. https://doi.org/10.37081/ed.v13i2.7023

Fahrezi, I., & Handoyo, S. (2025). Pengaruh Hybrid Work Model terhadap Kepuasan Kerja dengan Psychological Well-Being sebagai Variabel Mediasi. Universitas Airlangga.

Gorton, M. (2025). Work-Related Stress, Depression or Anxiety Statistics in Great Britain, 2025. Health and Safety Executive. https://www.hse.gov.uk/statistics/assets/docs/stress.pdf

Haris, A., Effendi, F., & Darmayanti, N. (2023). Kepuasan Kerja (Cetakan 1). Deepublish.

HRD Forum. (2025). 9 Tren HR di Indonesia yang Perlu Anda Ketahui pada 2025: Membangun Masa Depan Tenaga Kerja yang Adaptif dan Berdaya Saing. https://www.hrd-forum.com/9-tren-hr-di-indonesia-yang-perlu-anda-ketahui-pada-2025-3/

Hutagaol, K. (2025). Kajian tentang Uji Asumsi Klasik Berbantuan SPSS. Jurnal Padegogik, 8(2), 15–28. https://doi.org/10.35974/jpd.v8i2.4173

Indartini, M., & Mutmainah. (2024). Analisis Data Kuantitatif: Uji Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Uji Korelasi, dan Regresi Linier Berganda. Penerbit Lakeisha.

Khoiro, M., & Frianto, A. (2024). Pengaruh Work-Life Balance Terhadap Job Satisfaction Melalui Employee Engagement. Jurnal Ilmu Manajemen, 12(1), 109–119. https://doi.org/10.26740/jim.v12n1.p109-119

Lotho, G. B., Angeles, R. L. C., Guzman, M. F., Reyes, Y. A. G., & Rivera, M. S. R. P. (2026). The Effect of Hybrid Work on Job Satisfaction and Employee Motivation and Its Impact on the Turnover Intention of Corporate Employees in Metro Manila. International Journal of Business and Social Science Research, 7(2), 1–12. https://doi.org/10.47742/ijbssr.v7n2p1

Lusiati, M., Ginting, G., & Siolemba, S. P. (2025). Integrasi Gaya Bekerja Hybrid dan Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja dengan Moderasi Karakteristik Pekerjaan. Jurnal Bahtera Inovasi, 9(2), 41–61. https://doi.org/10.31629/bi.v9i2.7854

Novyansyah, I. F., & Rosalina, S. S. (2025). Impact of Hybrid Working, Work-Life Balance, and Motivation on Job Satisfaction of Flip Employees. Target: Jurnal Manajemen Bisnis, 7(2), 141–148. https://doi.org/10.30812/target.v7i2.5906

Pambudi, H. L. D., & Hakim, L. (2025). Pengaruh Work-Life Balance, Burnout, dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan: Studi pada Karyawan Super Indo di Kota Surakarta. Community Engagement and Emergence Journal, 6(1), 221–232. https://doi.org/10.37385/ceej.v6i1.7500

Pasaribu, R., Lestari, T., Rangkuti, N., Azyura, R., & Wadi, M. (2025). Pengaruh Work Life Balance terhadap Kepuasan Kerja pada Generasi Z. Ekonomi Dan Manajemen, 2, 662–672.

Perbawa, I. G., Pradhana, I., Ariwangsa, I. G., & Nurmalasari, M. (2026). Eksplorasi Strategi Karyawan Gen Z Dalam Mencapai Kesejahteraan Holistik di Tengah Lingkungan Kerja Hibrid. Economic Reviews Journal, 5(1), 302–319. https://doi.org/10.56709/mrj.v5i1.1040

Putri, A. C. (2024). Fenomena Gig Economy: Potensi, Tantangan, dan Masa Depan Pekerjaan Fleksibel. Telkom University. https://telkomuniversity.ac.id/fenomena-gig-economy-potensi-tantangan-dan-masa-depan-pekerjaan-fleksibel/

Rahayu, I., Sucipto, I., & Lubis, F. M. (2025). Dampak Penerapan Sistem Kerja Hybrid terhadap Produktivitas dan Efisiensi Biaya Perusahaan. Journal of Innovative and Creativity, 5(2).

Rusitawati, R., Sawitri, D., & Hadiati, S. (2021). Kepuasan Kerja & Kinerja Karyawan. Pena Persada.

Siagian, N., & Silviani, I. (2023). Metodologi Kuantitatif. PT Scopindo Media Pustaka.

Sudaryana, B., & Agusiady, R. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Deepublish.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Cetakan ke). Alfabeta.

Sunarta. (2019). Pentingnya Kepuasan Kerja. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 16(2), 63–75.

Downloads

Published

2026-07-23

How to Cite

Riska Amelia, Rakhmat Hadi Sucipto, & Tri Indah Annisa. (2026). Pengaruh Sistem Kerja Hybrid dan Work-Life Balance terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z di Jakarta Barat. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(3). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1499