Belas Kasih Diri pada Remaja dengan Kecenderungan Histrionik

Authors

  • Gloria Graciela Bouk Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Rizky Pradita Manafe Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Feronika Ratu Universitas Nusa Cendana Kupang

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1520

Keywords:

Kecenderungan Histrionik, Kota Kupang, Remaja, Self-Compassion, Studi Kualitatif

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan self-compassion pada remaja dengan kecenderungan kepribadian histrionik di Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pemilihan partisipan secara purposive berdasarkan skrining Personality Diagnostic Questionnaire-4. Empat remaja perempuan berusia 16-19 tahun diwawancarai secara semi-terstruktur, disertai dua informan pendukung. Data dianalisis menggunakan analisis tematik enam tahap Braun dan Clarke, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, member check, dan audit trail. Hasil menghasilkan empat tema utama, yaitu pengalaman sosial, dampak psikologis, perilaku histrionik, dan self-compassion. Pengalaman sosial mencakup pengalaman tidak menyenangkan, pengaruh lingkungan, dan relasi interpersonal. Dampak psikologis tampak dalam distres emosional dan evaluasi diri negatif. Perilaku histrionik tergambar melalui kebutuhan akan pengakuan, orientasi penampilan, sensitivitas terhadap penilaian sosial, dinamika relasional, dan luapan emosi. Self-compassion muncul melalui self-kindness, common humanity, dan mindfulness. Temuan menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap penerimaan eksternal berlangsung berdampingan dengan kapasitas internal untuk memahami, menerima, dan mendukung diri. Dukungan keluarga dan teman membantu partisipan memperoleh rasa aman, memaknai kesulitan sebagai pengalaman manusiawi, serta mengelola emosi secara lebih adaptif dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini memperluas pemahaman mengenai dinamika psikologis remaja dengan kecenderungan histrionik dalam konteks lokal.

References

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.). American Psychiatric Publishing.

Andangjati, M. W., Soesilo, T. D., & Windrawanto, Y. (2021). Hubungan Antara Interaksi Sosial Teman Sebaya dengan Penerimaan Sosial Siswa Kelas XI. Jurnal Mimbar Ilmu, 26(1).

Anggasta, & Dharswani, A. (2023). Exploring the Impact of Self-Compassion on Adolescent Psychological Well-Being: Insights and Interventions. Acta Psychologia, 2(2), 34–39.

Auliya, N. P. D., & Setiyowati, N. (2024). Systematic literature review based on big data: Dukungan sosial dan psychological well-being pada remaja. Psyche 165 Journal, 17(2), 134–139. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i2.367

Bluth, K., & Eisenlohr-Moul, T. A. (2017). Response to a Mindful Self-Compassion Intervention in Teens: A Within-Person Association of Mindfulness, Self-Compassion, and Emotional Well-Being Outcomes. Journal of Adolescence, 57, 108–118. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2017.04.001

Branje, S., de Moor, E. L., Spitzer, J., & Becht, A. I. (2021). Dynamics of Identity Development in Adolescence: A Decade in Review. Journal of Research on Adolescence, 31(4), 908–927.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Carcary, M. (2009). The Research Audit Trail: Enhancing Trustworthiness in Qualitative Inquiry. Electronic Journal of Business Research Methods, 7(1), 11–24.

Creswell, J. W. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (3rd ed.). Sage Publications.

Dwistia, H., Koma, I., Ningsih, S. D., & Hidayah, C. A. (2025). Analisis Pola Asuh terhadap Emotional Regulation Anak Remaja Awal. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(1), 663–668. https://doi.org/10.37081/jipdas.v5i1.2549

Fathima, A. A., & Mishra, H. (2024). Persona Unveiled: Psychological Insights into Histrionic Personality Disorder. International Journal for Multidisciplinary Research, 6(4).

Fiantika, F. R. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.

Fitriani, V. R. N., Hasanah, P. N., & Faozi, B. F. (2023). Hubungan Harga Diri dengan Kecemasan Sosial pada Remaja. JIKSA: Jurnal Ilmu Keperawatan Sebelas April, 5(1).

Istighfari, N. U., Fitriyana, N., & Santoso. (2023). Dinamika Self-Compassion pada Mahasiswa Tingkat Akhir Aktivis Organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Riau. Journal of Islamic and Contemporary Psychology, 3(1s).

Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda. (2024). Perkembangan Masa Remaja. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259–273.

Kessik, G., & Taftazani, B. M. (2021). Penanganan Gangguan Kepribadian Si Pencari Perhatian (Histrionik). Jurnal Pengabdian Dan Penelitian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(2), 228–235.

Kim, H., Sefcik, J. S., & Bradway, C. (2016). Characteristics of Qualitative Descriptive Studies: A Systematic Review. Research in Nursing & Health, 40(1), 23–42. https://doi.org/10.1002/nur.21768

Klingle, K. E., & Van Vliet, K. J. (2019). Self-Compassion from the Adolescent Perspective: A Qualitative Study. Journal of Adolescent Research, 34(3), 323–346. https://doi.org/10.1177/0743558417722768

MacBeth, A., & Gumley, A. (2012). Exploring Compassion: A Meta-Analysis of the Association Between Self-Compassion and Psychopathology. Clinical Psychology Review, 32(6), 545–552. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2012.06.003

Marsh, I. C., Chan, S. W. Y., & MacBeth, A. (2018). Self-Compassion and Psychological Distress in Adolescents: A Meta-Analysis. Mindfulness, 9(4), 1011–1027. https://doi.org/10.1007/s12671-017-0850-7

Meilasari, A., & Utami, M. S. (2022). The Role of Self-Compassion to Depression in Teenagers Mediated by Emotion Regulation. Jurnal Psikologi, 49(2), 144–162.

Millon, T. (2000). Personality Disorders in Modern Life. John Wiley & Sons, Inc.

Nafisah, A., Hendriyani, R., & Martiarini, N. (2018). Hubungan Antara Dukungan Keluarga dengan Self-Compassion Remaja di Panti Asuhan. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 10(2), 121–128.

Neff, K. D. (2003). Self-Compassion: An Alternative Conceptualization of a Healthy Attitude Toward Oneself. Self and Identity, 2, 85–101.

Neff, K. D. (2011). Self-Compassion, Self-Esteem, and Well-Being. Social and Personality Psychology Compass, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.1111/j.1751-9004.2010.00330.x

Neff, K. D. (2023). Self-Compassion: Theory, Method, Research, and Intervention. Annual Review of Psychology, 74, 1–26. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-032420-031047

Sawyer, S. M., Azzopardi, P. S., Wickremarathne, D., & Patton, G. C. (2018). The Age of Adolescence. The Lancet Child & Adolescent Health. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(18)30022-1

Sharp, C., & Wall, K. (2018). Personality Pathology Grows Up: Adolescence as a Sensitive Period. Current Opinion in Psychology, 21, 111–116. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2017.11.010

Sinambela, A. P., Soesanto, E., & Hartanto, D. (2025). Pengaruh Interaksi Sosial di Lingkungan terhadap Pembentukan Identitas Diri pada Remaja. Studi Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(1), 122–132. https://doi.org/10.62383/studi.v2i1.117

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Cetakan ke). Alfabeta.

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Gloria Graciela Bouk, Rizky Pradita Manafe, & Feronika Ratu. (2026). Belas Kasih Diri pada Remaja dengan Kecenderungan Histrionik. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(3). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1520