Analisis Pengaruh Kebijakan Larangan Ekspor Bahan Mentah terhadap Neraca Perdagangan Indonesia

Authors

  • Vio Khoirunnisa Universitas Merangin
  • Luluk Aulia Universitas Merangin
  • Irsyad Khoiruddin Universitas Merangin
  • Saukani Universitas Merangin

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1533

Keywords:

Ekspor Mineral, Hilirisasi Industri, Kebijakan Perdagangan, Neraca Perdagangan, Nilai Tambah

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kebijakan larangan ekspor bahan mentah terhadap neraca perdagangan Indonesia dalam kerangka hilirisasi industri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. Data sekunder diperoleh dari laporan Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, peraturan perundang-undangan, serta artikel jurnal yang relevan. Data dianalisis melalui pengelompokan informasi mengenai dasar kebijakan, perubahan struktur ekspor, manfaat ekonomi, dan tantangan penerapan. Hasil kajian menunjukkan bahwa larangan ekspor mendorong pengolahan mineral di dalam negeri, pembangunan fasilitas pemurnian, peningkatan investasi, dan pergeseran ekspor dari bijih mentah menuju produk olahan bernilai tambah. Dalam jangka pendek, kebijakan dapat menekan ekspor komoditas tertentu karena keterbatasan kapasitas pengolahan, kebutuhan modal, dan masa penyesuaian industri. Dalam jangka panjang, peningkatan ekspor produk olahan berpotensi memperkuat penerimaan devisa dan mendukung surplus perdagangan. Namun, pengaruh tersebut tidak berdiri sendiri karena neraca perdagangan juga dipengaruhi harga komoditas, permintaan global, impor barang modal, serta kondisi ekonomi dunia. Kebijakan perlu didukung infrastruktur, kepastian regulasi, pengawasan lingkungan, pengembangan tenaga kerja, dan penguatan keterkaitan industri domestik agar manfaat hilirisasi tersebar lebih merata, berkelanjutan, serta mendukung perekonomian nasional Indonesia secara keseluruhan.

References

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Bank Indonesia. (2024). Laporan Perekonomian Indonesia. Bank Indonesia.

Bari, R. M., Trihastuti, N., & Hananto, P. W. H. (2023). Indonesia’s Nickel Export Restriction Policy: Alternative on Environmental Approach for Article XI:1 GATT Justification. Journal of International Trade Law and Policy, 22(1), 15–32. https://doi.org/10.1108/JITLP-07-2022-0026

Camba, A., Lim, G., & Gallagher, K. P. (2022). Leading Sector and Dual Economy: How Indonesia and Malaysia Mobilised Chinese Capital in Mineral Processing. Third World Quarterly, 43(10), 2375–2395. https://doi.org/10.1080/01436597.2022.2093180

Dewi, Y., & Azzahra, M. J. (2022). Re-examining Indonesia’s Nickel Export Ban: Does It Violate the Prohibition to Quantitative Restriction? Padjadjaran Journal of International Law, 6(2), 180–200. https://doi.org/10.23920/pjil.v6i2.797

Hudayana, B., Suharko, & Widyanta, A. B. (2020). Communal Violence as a Strategy for Negotiation: Community Responses to Nickel Mining Industry in Central Sulawesi, Indonesia. The Extractive Industries and Society, 7(4), 1547–1556. https://doi.org/10.1016/j.exis.2020.08.012

Kadir, M. Y. A., & Murray, A. (2019). Resource Nationalism in the Law and Policies of Indonesia: A Contest of State, Foreign Investors, and Indigenous Peoples. Asian Journal of International Law, 9(2), 298–333. https://doi.org/10.1017/S204425131900002X

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2023). Kebijakan Hilirisasi Mineral dan Batu Bara. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2024). Perkembangan Perdagangan Indonesia. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Lahadalia, B., Wijaya, C., Dartanto, T., & Subroto, A. (2024). Nickel Downstreaming in Indonesia: Reinventing Sustainable Industrial Policy and Developmental State in Building the EV Industry in ASEAN. Journal of ASEAN Studies, 12(1), 79–106. https://doi.org/10.21512/jas.v12i1.11128

Östensson, O. (2019). Promoting Downstream Processing: Resource Nationalism or Industrial Policy? Mineral Economics, 32(2), 205–212. https://doi.org/10.1007/s13563-019-00170-x

Patunru, A. A. (2023). Trade Policy in Indonesia: Between Ambivalence, Pragmatism and Nationalism. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(3), 311–340. https://doi.org/10.1080/00074918.2023.2282821

Pelzl, P., & Poelhekke, S. (2021). Good Mine, Bad Mine: Natural Resource Heterogeneity and Dutch Disease in Indonesia. Journal of International Economics, 131, 103457. https://doi.org/10.1016/j.jinteco.2021.103457

Samir, S., Utami, R., & Razak, M. M. (2024). What Are the Economic Impacts of Indonesia’s Export Ban? A Computable General Equilibrium Analysis. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 25(1), 126–134. https://doi.org/10.23917/jep.v25i1.23626

Schröder, M., & Iwasaki, F. (2024). From Nickel to Electric Cars? Indonesia’s Resource Cum Automotive Industry Policy. Journal of the Asia Pacific Economy, 29(4), 2065–2086. https://doi.org/10.1080/13547860.2023.2231192

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batu Bara (2020).

Warburton, E. (2017). Resource Nationalism in Indonesia: Ownership Structures and Sectoral Variation in Mining and Palm Oil. Journal of East Asian Studies, 17(3), 285–312. https://doi.org/10.1017/jea.2017.13

Warburton, E. (2024). Nationalist Enclaves: Industrialising the Critical Mineral Boom in Indonesia. The Extractive Industries and Society, 20, 101564. https://doi.org/10.1016/j.exis.2024.101564

Wijaya, T., & Sinclair, L. (2025). An EV-Fix for Indonesia: The Green Development-Resource Nationalist Nexus. Environmental Politics, 34(2), 252–274. https://doi.org/10.1080/09644016.2024.2332129

Winanti, P. S., & Diprose, R. (2020). Reordering the Extractive Political Settlement: Resource Nationalism, Domestic Ownership and Transnational Bargains in Indonesia. The Extractive Industries and Society, 7(4), 1534–1546. https://doi.org/10.1016/j.exis.2020.08.015

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Khoirunnisa, V., Aulia, L., Khoiruddin, I., & Saukani. (2026). Analisis Pengaruh Kebijakan Larangan Ekspor Bahan Mentah terhadap Neraca Perdagangan Indonesia. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(3). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i3.1533