Pemaknaan Gen Z terhadap Pengalaman Attachment Masa Kecil dalam Pembentukan Komunikasi Interpersonal
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i4.1581Keywords:
Attachment, Fenomenologi, Generasi Z, Komunikasi Interpersonal, PemaknaanAbstract
Penelitian ini bertujuan memahami pemaknaan Generasi Z terhadap pengalaman attachment masa kecil dalam pembentukan komunikasi interpersonal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan perspektif interaksionisme simbolik untuk menelaah pengalaman subjektif dan proses pemberian makna. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan observasi terhadap tiga informan Generasi Z yang memiliki latar pengalaman kelekatan berbeda, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kelekatan dimaknai secara berbeda sesuai kualitas interaksi dengan figur bermakna. Informan yang mengalami kehilangan figur ayah memaknai pengalaman tersebut sebagai sumber kemandirian sekaligus kebutuhan kasih sayang. Informan yang diasuh kakek dan nenek memaknai pengalaman secara positif atau sebagai kekurangan kehadiran orang tua, bergantung pada pengalaman masing masing. Pemaknaan tersebut tercermin pada keterbukaan, cara mengekspresikan perhatian, kepercayaan, dan pengelolaan konflik. Interaksi sosial pada masa dewasa juga mendorong pemaknaan ulang terhadap pengalaman masa kecil. Ketiga informan memandang hubungan sehat sebagai relasi yang dibangun melalui kepercayaan, keterbukaan, saling menghargai, dan komunikasi yang baik. Temuan menegaskan bahwa makna pengalaman bersifat subjektif, dinamis, dan berkembang melalui interaksi sosial. Proses tersebut membentuk komunikasi interpersonal pada masa kini.
References
Asprilia, M. T., & Abidin, Z. (2021). Pola Attachment dan Kualitas Hubungan Sosial pada Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan. Jurnal Psikologi Sains Dan Profesi, 5(2), 80–92. https://doi.org/10.24198/jpsp.v5i2.28251
Asrulla, Risnita, Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.
Carter, M. J., & Fuller, C. (2016). Symbols, Meaning, and Action: The Past, Present, and Future of Symbolic Interactionism. Current Sociology, 64(6), 931–961. https://doi.org/10.1177/0011392116638396
DeVito, J. A. (2013). The Interpersonal Communication Book (13th ed.). Pearson.
Dimock, M. (2019). Defining Generations: Where Millennials End and Generation Z Begins. Pew Research Center. https://www.pewresearch.org/short-reads/2019/01/17/where-millennials-end-and-generation-z-begins/
Fraley, R. C. (2019). Attachment in Adulthood: Recent Developments, Emerging Debates, and Future Directions. Annual Review of Psychology, 70, 401–422. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010418-102813
Hermawan, I. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method). Hidayatul Quran.
Khairiyyah, L., & Rina, N. (2024). Komunikasi Keluarga dalam Pemaknaan Insecure pada Diri Remaja Akhir. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 55–64. https://doi.org/10.23969/linimasa.v7i1.9914
Lutfiah, A. Q., Rahmadianti, D., & Febrianto, A. S. (2024). Peran Perilaku Komunikasi Interpersonal Generasi Z dalam Pemanfaatan Media Digital. Jurnal MANAJERIAL, 23(1), 75–84. https://doi.org/10.17509/manajerial.v23i1.65797
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi revi). PT Remaja Rosdakarya.
Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan Fenomenologi dalam Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 4445–4451. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5224
Priliantini, A., Maryam, S., & Rino, F. P. (2020). Komunikasi Interpersonal Guru dalam Meningkatkan Motivasi Berprestasi Remaja Tuna Rungu. Jurnal Penelitian Komunikasi, 23(2), 143–152. https://doi.org/10.20422/jpk.v2i23.694
Ramdan, D. (2023). Pola Manajemen Komunikasi Interpersonal Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Pelanggaran Kedisiplinan pada Siswa. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 156–176. https://doi.org/10.23969/linimasa.v6i2.9240
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tiara, A., & Pranawati, R. (2023). Komunikasi dan Hubungan Interpersonal pada Anak Korban Konflik Keluarga. KOMUNIKA, 10(1), 1–20. https://doi.org/10.22236/komunika.v10i1.10315
Yoanita, D. (2022). Pola Komunikasi Keluarga di Mata Generasi Z. Scriptura, 12(1), 33–42. https://doi.org/10.9744/scriptura.12.1.33-442
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







