Pemaknaan Gen Z terhadap Pengalaman Attachment Masa Kecil dalam Pembentukan Komunikasi Interpersonal

Authors

  • Erica Cahya Putri Universitas Bina Sarana Informatika
  • Namira Fitria Universitas Bina Sarana Informatika
  • Saiful Romadon Universitas Bina Sarana Informatika

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i4.1581

Keywords:

Attachment, Fenomenologi, Generasi Z, Komunikasi Interpersonal, Pemaknaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami pemaknaan Generasi Z terhadap pengalaman attachment masa kecil dalam pembentukan komunikasi interpersonal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan perspektif interaksionisme simbolik untuk menelaah pengalaman subjektif dan proses pemberian makna. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan observasi terhadap tiga informan Generasi Z yang memiliki latar pengalaman kelekatan berbeda, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kelekatan dimaknai secara berbeda sesuai kualitas interaksi dengan figur bermakna. Informan yang mengalami kehilangan figur ayah memaknai pengalaman tersebut sebagai sumber kemandirian sekaligus kebutuhan kasih sayang. Informan yang diasuh kakek dan nenek memaknai pengalaman secara positif atau sebagai kekurangan kehadiran orang tua, bergantung pada pengalaman masing masing. Pemaknaan tersebut tercermin pada keterbukaan, cara mengekspresikan perhatian, kepercayaan, dan pengelolaan konflik. Interaksi sosial pada masa dewasa juga mendorong pemaknaan ulang terhadap pengalaman masa kecil. Ketiga informan memandang hubungan sehat sebagai relasi yang dibangun melalui kepercayaan, keterbukaan, saling menghargai, dan komunikasi yang baik. Temuan menegaskan bahwa makna pengalaman bersifat subjektif, dinamis, dan berkembang melalui interaksi sosial. Proses tersebut membentuk komunikasi interpersonal pada masa kini.

References

Asprilia, M. T., & Abidin, Z. (2021). Pola Attachment dan Kualitas Hubungan Sosial pada Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan. Jurnal Psikologi Sains Dan Profesi, 5(2), 80–92. https://doi.org/10.24198/jpsp.v5i2.28251

Asrulla, Risnita, Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.

Carter, M. J., & Fuller, C. (2016). Symbols, Meaning, and Action: The Past, Present, and Future of Symbolic Interactionism. Current Sociology, 64(6), 931–961. https://doi.org/10.1177/0011392116638396

DeVito, J. A. (2013). The Interpersonal Communication Book (13th ed.). Pearson.

Dimock, M. (2019). Defining Generations: Where Millennials End and Generation Z Begins. Pew Research Center. https://www.pewresearch.org/short-reads/2019/01/17/where-millennials-end-and-generation-z-begins/

Fraley, R. C. (2019). Attachment in Adulthood: Recent Developments, Emerging Debates, and Future Directions. Annual Review of Psychology, 70, 401–422. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010418-102813

Hermawan, I. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method). Hidayatul Quran.

Khairiyyah, L., & Rina, N. (2024). Komunikasi Keluarga dalam Pemaknaan Insecure pada Diri Remaja Akhir. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 55–64. https://doi.org/10.23969/linimasa.v7i1.9914

Lutfiah, A. Q., Rahmadianti, D., & Febrianto, A. S. (2024). Peran Perilaku Komunikasi Interpersonal Generasi Z dalam Pemanfaatan Media Digital. Jurnal MANAJERIAL, 23(1), 75–84. https://doi.org/10.17509/manajerial.v23i1.65797

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi revi). PT Remaja Rosdakarya.

Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan Fenomenologi dalam Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 4445–4451. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5224

Priliantini, A., Maryam, S., & Rino, F. P. (2020). Komunikasi Interpersonal Guru dalam Meningkatkan Motivasi Berprestasi Remaja Tuna Rungu. Jurnal Penelitian Komunikasi, 23(2), 143–152. https://doi.org/10.20422/jpk.v2i23.694

Ramdan, D. (2023). Pola Manajemen Komunikasi Interpersonal Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Pelanggaran Kedisiplinan pada Siswa. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 156–176. https://doi.org/10.23969/linimasa.v6i2.9240

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tiara, A., & Pranawati, R. (2023). Komunikasi dan Hubungan Interpersonal pada Anak Korban Konflik Keluarga. KOMUNIKA, 10(1), 1–20. https://doi.org/10.22236/komunika.v10i1.10315

Yoanita, D. (2022). Pola Komunikasi Keluarga di Mata Generasi Z. Scriptura, 12(1), 33–42. https://doi.org/10.9744/scriptura.12.1.33-442

Downloads

Published

2026-08-20

How to Cite

Putri, E. C., Fitria, N., & Romadon, S. (2026). Pemaknaan Gen Z terhadap Pengalaman Attachment Masa Kecil dalam Pembentukan Komunikasi Interpersonal. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(4). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i4.1581