Hubungan Pengetahuan dan Pendidikan dengan Perilaku Periksa Payudara Sendiri (SADARI) pada Akseptor KB Hormonal di Lingkungan Baratan Timur RT 1,3,4 Kabupaten Jember

Authors

  • Salsabilla Wahyu Valentin Poltekkes Kemenkes Malang
  • Kiswati Poltekkes Kemenkes Malang
  • Jamhariyah Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i4.1617

Keywords:

Pengetahuan, Pendidikan, SADARI, Perilaku, Akseptor KB Hormonal

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di dunia. Penggunaan kontrasepsi hormonal diketahui sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara akibat perubahan keseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Upaya deteksi dini melalui Periksa Payudara Sendiri (SADARI) menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menemukan kelainan payudara sejak dini. Pengetahuan dan pendidikan diduga memengaruhi perilaku seseorang dalam melakukan SADARI. Menganalisis hubungan pengetahuan dan pendidikan dengan perilaku Periksa Payudara Sendiri (SADARI) pada akseptor KB hormonal di Lingkungan Baratan Timur RT 1, 3, dan 4 Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 25 akseptor KB hormonal dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 5% (α = 0,05). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, berpendidikan dasar, dan memiliki perilaku SADARI dalam kategori cukup. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku SADARI (p = 0,395) maupun antara pendidikan dengan perilaku SADARI (p = 0,566). Pengetahuan dan pendidikan tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku SADARI pada akseptor KB hormonal. Meskipun demikian, edukasi kesehatan mengenai deteksi dini kanker payudara tetap perlu ditingkatkan melalui penyuluhan yang berkesinambungan oleh tenaga kesehatan.

References

American Cancer Society. (2020). Breast cancer facts & figures 2019–2020.

Dahliana, A., Sukmantoro, A. A., Suryadinata, R. V., Wahyuni, T., & Aditya, D. M. N. (2024). Kejadian mortalitas wanita dengan kanker payudara berdasarkan indeks massa tubuh (BMI): Tinjauan naratif. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 10(1), 141–150. https://doi.org/10.29241/jmk.v10i1.1879

Herniyatun, Novitasari, A. A., & Novyriana, E. (2021). Efektivitas pendidikan kesehatan SADARI melalui Zoom terhadap tingkat pengetahuan remaja putri pada masa pandemi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 17(3), 260–268. https://doi.org/10.26753/jikk.v17i3.657

Jaya, H., Syokumawena, Kumalasari, I., & Rosnani. (2023). Penerapan teori Health Belief Model (HBM) dalam perilaku pencegahan kanker payudara dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Jurnal Kedokteran dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 10(3), 325–334. https://doi.org/10.32539/jkk.v10i3.364

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Maulidia, H. R., Prabamurti, P. N., & Indraswari, R. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dalam upaya deteksi dini kanker payudara pada santriwati pondok pesantren di Kecamatan Mijen Kota Semarang tahun 2021. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(3), 162–168. https://doi.org/10.14710/mkmi.21.3.162-168

Nata, S. A., Nopiyanti, N., Asrul, M., & Anisah, S. N. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang kanker payudara terhadap perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMK Negeri 3 Pangkep tahun 2024. Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(4), 1–6. https://doi.org/10.35892/jikd.v19i3.2115

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nurhayati, P., Hartiningsih, S. N., & Isnaeni, Y. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video, demonstrasi, dan leaflet terhadap pengetahuan SADARI pada remaja puteri. Jurnal Ilmu Keperawatan, 12(1), 106–111. https://doi.org/10.35328/keperawatan.v12i1.2294

Owa, K., Sekunda, M. S., & Budiana, I. (2021). Efektifitas pendidikan kesehatan metode peer group terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku SADARI remaja putri. JKP (Jurnal Kesehatan Primer), 6(1), 12–21. https://doi.org/10.31965/jkp.v6i1.529

Raihanny, Y., & Kuswati, K. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan kanker payudara terhadap pengetahuan, perilaku, dan keterampilan SADARI pada wanita usia subur yang berkunjung ke PMB Utami Dewi di Cihideung Bogor tahun 2023. Advances in Cancer Science, 1(1). https://doi.org/10.47134/acsc.v1i1.1

Riansih, C. (2021). Hubungan pendidikan wanita usia subur dengan tingkat pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Condongcatur Yogyakarta. Jurnal Permata Indonesia, 12(1). https://doi.org/10.59737/jpi.v12i1.13

Sibero, J. T., Siregar, A. P., & Fitria, A. (2021). Peningkatan pengetahuan remaja untuk deteksi dini kanker payudara dengan edukasi dan pelaksanaan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Yayasan Perguruan Budi Agung Medan tahun 2021. Jurnal Abdidas, 2(3), 705–712. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i3.351

Sri Iriani, O., Sari, D. P., Rosita, Syafrullah, H., & Ardayani, D. S. (2024). Pengaruh edukasi demonstrasi terhadap kemampuan dalam melakukan praktik SADARI pada siswi SMA PGII 2 Kota Bandung. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 18(1), 42–51. https://doi.org/10.36051/jiki.v18i1.255

Widiyanto, A., Pradana, K. A., Peristiowati, Y., Ellina, A. D., Atmojo, J. T., Fajriah, A. S., & Handayani, R. T. (2021). Efektifitas pendidikan kesehatan dengan model Word Square terhadap keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Desa Gembol, Ngawi. Avicenna: Journal of Health Research, 4(1).

World Health Organization. (2021). Breast cancer: Early detection and screening. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-10-03

How to Cite

Valentin, S. W., Kiswati, & Jamhariyah. (2026). Hubungan Pengetahuan dan Pendidikan dengan Perilaku Periksa Payudara Sendiri (SADARI) pada Akseptor KB Hormonal di Lingkungan Baratan Timur RT 1,3,4 Kabupaten Jember. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(4). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i4.1617