Grounding Teknik sebagai Strategi Penanganan Kecemasan pada Pendaki dalam Situasi Darurat di Gunung
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i4.1640Keywords:
Grounding, Kecemasan, Pendaki, Psikoedukasi, Situasi DaruratAbstract
Pendakian gunung menghadapkan individu pada ketidakpastian cuaca, jalur, kondisi fisik, dan situasi darurat yang dapat memicu kecemasan serta mengganggu pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan teknik grounding sebagai strategi penanganan kecemasan pada anggota komunitas pendaki PW. Pendekatan yang digunakan berupa intervensi komunitas dengan asesmen multi metode melalui wawancara semi terstruktur, observasi, kuesioner kebutuhan, serta evaluasi pretest dan posttest. Asesmen melibatkan 19 responden, sedangkan intervensi diikuti 21 anggota berusia 18 sampai 41 tahun. Program dilaksanakan melalui psikoedukasi mengenai kecemasan, latihan pernapasan, teknik grounding berbasis pancaindra, self-talk positif, diskusi, dan buku saku. Temuan asesmen memperlihatkan keluhan berupa kesulitan berpikir jernih, gemetar, sesak napas, gangguan pencernaan, jantung berdebar, serta keraguan mengambil keputusan ketika menghadapi kondisi tidak terduga. Rekap evaluasi menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh peserta belum menyatakan mampu menangani kecemasan, belum mengetahui teknik menenangkan diri, belum pernah memperoleh pelatihan, dan belum memahami materi. Setelah intervensi, seluruh peserta memberikan jawaban positif pada keempat indikator tersebut. Hasil ini menunjukkan potensi grounding sebagai keterampilan praktis dalam psikoedukasi kesiapsiagaan psikologis pendaki. Interpretasi bersifat deskriptif karena instrumen evaluasi menggunakan respons dikotomis dan tanpa kelompok pembanding pada pelaksanaan.
References
Aini, D. K., Stück, M., Sessiani, L. A., & Darmuin, D. (2021). How Do They Deal With the Pandemic? The Effect of Secure Attachment and Mindfulness on Adolescent Resilience. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 6(1), 103–116. https://doi.org/10.21580/pjpp.v6i1.6857
Atkinson, R. L., Atkinson, R. C., Smith, E. E., Bem, D. J., & Nolen-Hoeksema, S. (1996). Hilgard’s Introduction to Psychology (12th ed.). Harcourt Brace College Publishers.
Azis, N. A., & Margaretha, M. (2017). Strategi Coping terhadap Kecemasan pada Ibu Hamil dengan Riwayat Keguguran di Kehamilan Sebelumnya. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(1), 144–157. https://doi.org/10.22219/jipt.v5i1.3976
Beck, A. T. (1976). Cognitive Therapy and the Emotional Disorders. International Universities Press.
Beck, A. T., Emery, G., & Greenberg, R. L. (2005). Anxiety Disorders and Phobias: A Cognitive Perspective. Basic Books.
Cannon, W. B. (1915). Bodily Changes in Pain, Hunger, Fear and Rage: An Account of Recent Researches into the Function of Emotional Excitement. D. Appleton and Company.
Fadillah, N., & Yudiarso, A. (2021). Studi Meta Analisis: Efektivitas Progressive Muscle Relaxation untuk Menurunkan Kecemasan Orang dengan Penderita Penyakit Kronis. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 9(1), 52–63. https://doi.org/10.22219/jipt.v9i1.13479
Febrianto, B., & Ambarini, T. K. (2019). Efektivitas Konseling Kelompok Realita untuk Menurunkan Kecemasan pada Klien Permasyarakatan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 7(1), 132–145. https://doi.org/10.22219/jipt.v7i1.7838
Islamiyah, A., Sismawati, M., & Kaaloeti, D. V. S. (2020). Pengaruh Psikoedukasi Mindfulness Singkat pada Kemampuan Regulasi Emosi Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 8(1), 66–74. https://doi.org/10.22219/jipt.v8i1.9444
Izzaturrohmah, I., & Khaerani, N. M. (2018). Peningkatan Resiliensi Perempuan Korban Pelecehan Seksual melalui Pelatihan Regulasi Emosi. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(1), 117–140. https://doi.org/10.21580/pjpp.v3i1.2527
Jannah, M. (2017). Kecemasan dan Konsentrasi pada Atlet Panahan. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 8(1), 53–60. https://doi.org/10.26740/jptt.v8n1.p53-60
Jannah, M., Rahmasari, D., Dewi, D. K., & Izzati, U. A. (2022). Dampak Latihan Relaksasi Otogenik terhadap Kecemasan Kognitif Atlet Mahasiswa Cabang Olahraga Menembak. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 13(1), 94–105. https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1.p94-105
Jumrotin, J., Suroso, S., & Meiyuntariningsih, T. (2018). Terapi Relaksasi Progresif untuk Menurunkan Kecemasan Siswi dalam Menghadapi Menarche. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 7(1), 79–92. https://doi.org/10.30996/persona.v7i1.1525
Khoirunnisa, K., & Ambarini, T. K. (2023). Cognitive Behaviour Therapy to Reduce Communication Apprehension in Students Who Are Working on Thesis. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 14(3), 270–278. https://doi.org/10.26740/jptt.v14n03.p270-280
Koamesah, G. T., Virlia, S., & Musa, M. (2022). Resilience in Health Workers: The Role of Social Support and Calling. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.21580/pjpp.v7i1.9287
Kurniawan, Y., & Noviza, N. (2018). Peningkatan Resiliensi pada Penyintas Kekerasan terhadap Perempuan Berbasis Terapi Kelompok Pendukung. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(2), 125–142. https://doi.org/10.21580/pjpp.v2i2.1968
Lokita, K. E., Siahaan, F. M. M., & Widyasari, P. (2021). The Mediating Effect of Emotion Regulation on the Mindfulness and Impulsivity of High School Students. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 6(2), 199–214. https://doi.org/10.21580/pjpp.v6i2.8953
Najmi, S., Riemann, B. C., & Wegner, D. M. (2009). Managing Unwanted Intrusive Thoughts in Obsessive-Compulsive Disorder: Relative Effectiveness of Suppression, Focused Distraction, and Acceptance. Behaviour Research and Therapy, 47(6), 494–503. https://doi.org/10.1016/j.brat.2009.02.015
Noviekayati, I. G. A. A., Martin, R. A., Ningdyah, A. E. M., Maharani, C. A., Amalia, A. F., & Tjindra, J. C. L. (2025). Resilience and Adversity Quotient With Coping With Trauma in Children in Flood-Prone Areas. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 16(3), 270–280. https://doi.org/10.26740/jptt.v16n03.p270-280
Nuriyyatiningrum, N. A. H., Siswadi, A. G. P., Djunaidi, A., & Akorede, Q. M. (2020). Psychoeducational Support Group to the Resilience of Caregivers of Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 5(1), 89–106. https://doi.org/10.21580/pjpp.v5i1.3572
Patrika, F. J. (2018). Efektivitas Pelatihan Regulasi Emosi untuk Menurunkan Stres dan Meningkatkan Kualitas Hidup pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 7(2), 135–150. https://doi.org/10.30996/persona.v7i2.1701
Purbasafir, T. F., Fasikha, S. S., & Saraswati, P. (2018). Psikoedukasi untuk Meningkatkan Parenting Self-Efficacy pada Ibu Anak Penyandang Autisme. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 6(2), 232–244. https://doi.org/10.22219/jipt.v6i2.7143
Sarahdevina, P. N., & Yudiarso, A. (2022). Studi Meta Analisis: Efektivitas Terapi Menulis dalam Menurunkan Kecemasan Orang Dewasa dengan Pengalaman Traumatis. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 10(1), 57–62. https://doi.org/10.22219/jipt.v10i1.17245
Soerjoatmodjo, G. W. L. (2018). Intervensi Terintegrasi untuk Menurunkan Kecemasan terhadap Tes pada Siswa Sekolah Dasar. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 7(1), 1–17. https://doi.org/10.30996/persona.v7i1.1330
Wahyuningsih, L., & Daengsari, D. P. (2020). Efektivitas Modifikasi Kognitif Perilaku untuk Menurunkan Kecemasan Sosial pada Remaja dengan Borderline Intellectual Functioning (BIF). Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 9(1), 1–16. https://doi.org/10.30996/persona.v9i1.2782
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







