Manajemen Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah (MA) Yaa Bunayya Kota Jayapura

Authors

  • Nurlena Rumagutawan Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
  • Marwan Sileuw Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
  • Hardianti Institut Agama Islam Negeri (IAIN)

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i4.1641

Keywords:

Implementasi Kurikulum, Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka, Madrasah Aliyah, Manajemen Kurikulum

Abstract

This study analyzes the management of Curriculum 2013 and the Merdeka Curriculum implementation at Madrasah Aliyah (MA) Yaa Bunayya in Jayapura City and identifies teachers’ constraints when both curricula are implemented simultaneously across different grade levels. A descriptive qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the head of the madrasah, the deputy head for curriculum affairs, and two subject teachers. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing or verification, while trustworthiness was strengthened through source, technique, and time triangulation. The findings indicate that Curriculum 2013 in grades XI and XII is managed through lesson plans based on Core Competencies and Basic Competencies, whereas the Merdeka Curriculum in grade X uses teaching modules based on Learning Outcomes, Learning Objectives, and the Learning Objective Flow. In classroom practice, Curriculum 2013 at the studied madrasah tends to be more structured and teacher-directed, while the Merdeka Curriculum provides broader space for differentiated learning, diagnostic assessment, and project-based learning. Evaluation is conducted through academic supervision and periodic teacher meetings, with a key distinction between Minimum Mastery Criteria in Curriculum 2013 and learning objective achievement criteria in the Merdeka Curriculum. Major constraints include teacher adaptation, a dual administrative workload, differences in students’ ability and motivation, limited digital learning media, and restricted training budgets. The findings emphasize the importance of managerial coordination, continuous teacher capacity development, and adequate resource support during curriculum transition.

References

Anriani, T., Ningsih, N. S., Sari, P. S., Cahyaningsih, E., & Santosa, S. (2025). Perubahan kurikulum di Indonesia: Dinamika implementasi Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2).

Apriatni, S., & Nindiasari, H. (2023). Analisis kesiapan madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka: Studi di MAN 2 Kota Serang. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan (JIIP), 6(1).

Asrofi, M. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Takhassus Al Sya’iriyah Limpung Kabupaten Batang [Tesis, Universitas PGRI Semarang].

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Fatmawati, F., Iqbal, M., & Asra, M. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka dan dampaknya terhadap prestasi belajar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 14–15.

Irkhamni, I., Naufal, H., & Yuliani, M. (2020). Penelitian penerapan program sistem kredit semester menunjang terealisasinya merdeka belajar di SMA Negeri 1 Pekalongan. Jurnal Konferensi Ilmiah Pendidikan, 1(1).

Kause, D. H. B., Nubatonis, B. E., Faot, F., & Santos, J. D. (2025). Evaluasi Kurikulum Merdeka Belajar: Tantangan dan peluang dalam implementasi di sekolah menengah pertama. Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru, 2(1).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Laporan kesenjangan kualitas pendidikan wilayah barat dan timur. Kemendikbudristek.

Mansur, A. (2023). Dinamika pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam dan hambatan sistemik implementasinya. Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1).

Martatiyana, D. R., Derlis, A., Aviarizki, H. W., Jurdil, R. R., Andayani, T., & Hidayat, O. S. (2023). Analisis komparasi implementasi Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 96–109. https://doi.org/10.31602/muallimuna.v9i1.11600

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (T. R. Rohidi, Trans.). UI Press.

Monalisa, M., & Irfan, A. (2023). Tantangan guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 7(5).

Muhammad, R. R., Lawson, D., Aslam, F., & Crawford, M. (2022). The scientific approach of the Indonesian 2013 curriculum: A comparison with other active learning strategies in mathematics. Journal of Research in Science, Mathematics and Technology Education, 5(2), 155–171. https://doi.org/10.31756/jrsmte.523

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan implementasi Kurikulum 2013. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2017). Implementasi Kurikulum 2013: Panduan praktis bagi guru. Remaja Rosdakarya.

Murdiyanto, E. (2020). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat UPN Veteran Yogyakarta Press.

Ningrum, A. S. (2022). Pengembangan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar metode belajar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1.

Nurdin, S. (2002). Guru profesional dan implementasi kurikulum. Ciputat Pers.

Rahmawati, S. (2023). Manajemen komparatif kurikulum dan kepemimpinan pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Ratno, S., Fatchurahman, F., & Kartini, N. H. (2026). Analisis hasil supervisi akademik kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru MTs Negeri 2 Kotawaringin Barat. Anterior Jurnal, 25(1).

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Saputra, A. A., & Setiawan, A. (2024). Kajian review Kurikulum K13 dan Kurikulum Merdeka dalam implikasinya terhadap pembelajaran di masa mendatang. Universitas Negeri Surabaya.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an, Juz ‘Amma. Lentera Hati.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syafriani, D., Dawolo, B. D. P., Butar Butar, L. A., Batubara, N., & Silitonga, S. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pendidikan Indonesia: Kajian literatur. Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education, 1(2).

Vhalery, R., Setyastanto, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Research and Development Journal of Education, 8(1).

Zulaiha, S., Meldina, T., & Meisin. (2022). Problematika guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Rumagutawan, N., Sileuw, M., & Hardianti. (2026). Manajemen Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah (MA) Yaa Bunayya Kota Jayapura. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(4). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i4.1641