Pengaruh Ekstrak Daun Ketul (Bidens Pilosa L.) terhadap Intensitas Serangan Hama Serangga Pada Tanaman Bayam Batik (Amaranthus Trocolor L.)
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v2i1.165Keywords:
Ekstrak Daun Ketul, Hama Serangga, Intensitas Serangan, Pestisida Nabati, Tanaman Bayam BatikAbstract
Penggunaan pestisida kimia dalam pertanian seringkali membawa dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak daun ketul sebagai pestisida nabati yang ramah lingkungan untuk mengendalikan serangan hama serangga pada tanaman bayam batik. Metode penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan desain acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan konsentrasi ekstrak daun ketul pada tanaman bayam batik, dan pengukuran intensitas serangan hama serangga dilakukan pada interval waktu tertentu setelah perlakuan diberikan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun ketul memiliki pengaruh signifikan terhadap intensitas serangan hama serangga pada tanaman bayam batik. Konsentrasi ekstrak daun ketul sebesar 60% menunjukkan efektivitas terbaik dalam mengendalikan serangan hama serangga. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi dalam pengembangan pestisida nabati yang ramah lingkungan dan efektif dalam mengendalikan serangan hama serangga pada tanaman
References
Aseptianova, A., Wijayanti, T.F. and Nurina, N. (2017) ‘Efektifitas pemanfaatan tanaman sebagai insektisida elektrik untuk mengendalikan nyamuk penular penyakit DBD’, Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 3(2), pp. 10–19.
Astuti, R.B. (2016) ‘Pengaruh Pemberian Pestisida Organik Dari Daun Mindi (Melia azedarach L.), Daun Pepaya (Carica papaya L.), dan Campuran Daun Pepaya (Carica papaya L.) dan Daun Mindi (Melia azedarach L.) Terhadap Hama dan Penyakit Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.)’, Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta [Preprint].
Dewantara, N. (2017) ‘EFEKTIVITAS Beauveria bassiana (Bals.) Vuillemin SEBAGAI PENGENDALI HAMA BELALANG KAYU (Valanga nigricornis Burm.)’. UAJY.
Hadi, D.R.W. (2015) ‘Toksisitas Ekstrak Gulma Ajeran (Bidens pilosa L.) Sebagai Insektisida Nabati dalam Mengendalikan Hama Ulat Daun Kubis (Plutella xylostella L.)’.
Hasibuan, R. (2012) ‘Insektisida Pertanian’. Lembaga Penelitian Universitas Lampung.
HAYATI, R. (2021) ‘Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan Ramah Lingkungan Melalui Pengendalian Hayati’, Pembangunan Pertanian, 89.
Ndia, L. and Asnia, A. (2019) ‘Peningkatan Partisipasi Petani Dalam Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kakao Berbasis Bahan Alam’, CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), pp. 23–28.
Octavia, D.I., Rahyuni, D. and Nasirudin, N. (2019) ‘POTENSI GULMA SEBAGAI PESTISIDA NABATI’, Jurnal Rekayasa Lingkungan, 19(1).
Sunarjono, H. and Nurrohmah, F.A. (2018) Bertanam Sayuran Daun & Umbi. Penebar Swadaya Grup.
Tuhuteru, S., Mahanani, A.U. and Rumbiak, R.E.Y. (2019) ‘Pembuatan Pestisida Nabati Untuk Mengendalikan Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Sayuran Di Distrik Siepkosi Kabupaten Jayawijaya’, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 25(3), pp. 135–143.
Wardana, W.O.A.Z.M. and Purnamasari, W.O.D. (2021) ‘PROSES PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK (NABATI) UNTUK MENGENDALIKAN KUTU DAUN DI DESA SRIBATARA KECAMATAN LASALIMU KABUPATEN BUTON’, Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI, 5(1), pp. 258–264.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







