Pengaruh Rasio Pembiayaan Terhadap Deposito Dan Stabilitas Makroekonomi Terhadap Pertumbuhan Roa Pada Perbankan Syariah

Authors

  • Ahmad Zeffa Rizkyansyah Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Hasyim Asy’ari

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i1.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio pembiayaan terhadap deposito, yang diwakili oleh Non-Performing Financing (NPF) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), serta faktor stabilitas makroekonomi, yaitu inflasi dan suku bunga, terhadap pertumbuhan Return on Assets (ROA) pada perbankan syariah di Indonesia selama periode 2015-2023. Menggunakan analisis regresi linier, hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF dan BOPO memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap ROA. Setiap kenaikan 1% pada NPF menurunkan ROA sebesar 0,155%, sementara setiap peningkatan 1% pada BOPO mengurangi ROA sebesar 0,034%. Sebaliknya, inflasi dan suku bunga memiliki pengaruh positif terhadap ROA, dengan setiap kenaikan 1% pada inflasi dan suku bunga meningkatkan ROA masing-masing sebesar 0,203% dan 0,186%. Penelitian ini menyarankan agar perbankan syariah fokus pada pengelolaan risiko pembiayaan bermasalah dan efisiensi operasional, serta memperhatikan stabilitas makroekonomi untuk mendukung pertumbuhan kinerja keuangan yang lebih baik.

References

Abdullah, A. (2020). Pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap profitabilitas bank syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah, 15(2), 142-158.

Abidin, Z., & Mulyadi, M. (2020). Analisis pengaruh rasio pembiayaan bermasalah terhadap kinerja keuangan pada bank syariah di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 24(4), 568-584.

Alamsyah, M. S. (2018). Dampak suku bunga terhadap kinerja perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 10(3), 215-228.

Bank Indonesia. (2022). "Laporan Tahunan Perbankan Syariah 2021."

Fathullah, M., & Syafruddin, R. (2021). Pengaruh suku bunga terhadap kinerja bank syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Makro dan Mikro, 19(1), 87-99.

Fitriani, D. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Return on Assets pada Bank Syariah di Indonesia. Jurnal Manajemen Keuangan, 14(2), 102-115.

Halim, S., & Sembiring, A. (2021). Efisiensi operasional perbankan syariah di Indonesia: Pengaruh BOPO terhadap profitabilitas. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 12(4), 55-72.

Mulyadi, M. (2019). Pengaruh Faktor-Faktor Ekonomi Makro terhadap Kinerja Perbankan Syariah. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 11(3), 29-42.

Nurhayati, D., Sopingi, I., & Musfiroh, A. (2024). Pengaruh BOPO, Non-Performing Financing, dan Inflasi terhadap Return on Assets pada Perbankan Syariah di Indonesia. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 6(2), 46–55.

Safira, A., Sopingi, I., & Musfiroh, A. (2024). Efisiensi Operasional dan Manajemen Risiko dalam Perbankan Syariah di Indonesia. Tijarotana: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah, 5(1), 19–26.

Sopingi, I., & Mubaroq, W. S. (2024). Pengaruh Kebijakan Ekonomi terhadap Kinerja Perbankan Syariah. Journal of Economic and Islamic Research, 2(2), 263–277.

Sopingi, I., & Sudarwanto, T. (2023). Pengaruh CAR, FDR, NPF, BOPO, dan BI Rate terhadap Profitabilitas di Bank Syariah Bukopin. Journal of Islamic Economics Studies, 1(3), 126–133.

Sopingi, I., Safira, A., & Musfiroh, A. (2024). Pengaruh BOPO dan Non-Performing Financing terhadap Profitabilitas (ROA) di Perbankan Syariah Indonesia. Tijarotana: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah, 5(1), 19–26.

Sudirman, H. (2021). Analisis pengaruh inflasi terhadap profitabilitas bank syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam dan Keuangan, 22(1), 112-127.

Susanti, E., & Utami, R. (2022). Dampak inflasi terhadap kinerja bank syariah di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 18(2), 45-59.

Downloads

Published

2024-12-17

How to Cite

Rizkyansyah, A. Z. (2024). Pengaruh Rasio Pembiayaan Terhadap Deposito Dan Stabilitas Makroekonomi Terhadap Pertumbuhan Roa Pada Perbankan Syariah. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(1). https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i1.238