Minoritas dan Pluralisme: Tantangan dalam Merealisasikan Hak Asasi Manusia dalam Konteks Islam

Authors

  • Mumtazul Rizqia Nafisa Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur
  • Dewi Putri Anggraini Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur
  • Mars Dewangga Putra Anugrah Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur
  • Prysilya Ananta Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur
  • ⁠Satria Alanku5 Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i1.294

Keywords:

diskriminasi, hak asasi manusia, indonesia, islam, pluralisme

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan mewujudkan pluralisme dan HAM, dengan kebijakan dan peraturan daerah yang kadang membatasi kebebasan beragama bagi minoritas, meski Pancasila menekankan kebhinekaan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk menganalisis tantangan internal dan eksternal dalam menerapkan pluralisme, dengan mengkaji sumber-sumber sekunder seperti artikel, buku, dan laporan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum negara mendukung pluralisme, interpretasi agama yang beragam dan pengaruh sosial budaya menghalangi implementasi pluralisme secara inklusif di Indonesia. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diintegrasikan untuk memperkuat pluralisme dan perlindungan HAM dalam masyarakat modern.

References

Adawiyah, D. P. R., & Arif, M. C. (2022). Strategi Komunikasi Pemerintah Kabupaten Sampang dalam Merukunkan Penganut Sunni-Syiah. Jurnal Komunikasi, 15(2), 131–144. https://doi.org/10.21107/ilkom.v15i2.11477

Agustin, R. D. (2021). HAM, Cadar Dan Narasi Pluralisme Di Indonesia. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 3(1), 43–60.

Ali, Z. Z., & Puspita, M. (2023). Pembaharuan Hukum Keluarga di Asia Tenggara: Dari Negara Mayoritas Sampai Minoritas Muslim-Jejak Pustaka. Jejak Pustaka.

Batula, A. W., Wulandari, A., Febrianti, B. N., Rachmawaty, S. S., & Parhan, M. (2023). Konsep Toleransi Dalam Susut Pandang Ormas Aswaja Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ta’rim: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 4(3), 18–29.

Butarbutar, C. P. (2024). Antara Memori Kolektif dan Kebangsaan: Studi Historis terhadap Pelarangan Pembangunan Rumah Ibadah HKBP Maranatha Cilegon.

Firdaus, W. A. (2024). Tantangan dan peluang multikulturalisme Dalam pendidikan islam. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 2(2), 116–125.

Fuchs, M. M., & Fuchs, S. W. (2020). Religious Minorities in Pakistan: Identities, Citizenship and Social Belonging. South Asia: Journal of South Asia Studies, 43(1), 52–67. https://doi.org/10.1080/00856401.2020.1695075

Gallala-Arndt, I. (2021). Tracing Tunisian case law on freedom of religion, equality and Islamic law. In Balancing individual rights, religious law and equality: landmark decisions from Egypt, Kuwait and Tunisia (pp. 35–53). Konrad-Adenauer Stiftung.

Harahap, A. P., Siregar, H. Y., Hasibuan, M. H., & Yusuf, M. F. (2024). KEMANUSIAAN DAN KEADILAN: MENGEKSPLORASI HAK ASASI MANUSIA DALAM KONTEKS HUKUM ISLAM. HAKAM: Jurnal Kajian Hukum Islam Dan Hukum Ekonomi Islam, 8(1).

Hasan, Z., Majidah, S., Yansah, A., Salsabila, R. F., & Wirantika, M. S. (2024). Konstitusi Sebagai Dasar Hukum Dalam Pembangunan Sistem Hukum Nasional. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 44–54.

Herlambang, N. C., & Ananda, R. R. (2023). Diskriminasi Kebebasan Beragama Kasus Perusakan Masjid Ahmadiyah di Sintang. Seminar Nasional-Kota Ramah Hak Asasi Manusia, 3, 9–19.

Maarif, A. S. (2023). Sunni-Syiah Sebagai Belenggu Sejarah: Mengurai Pemikiran Ahmad Syafii Maarif Tentang Konflik Internal Umat Islam.

Musil, P. A., & Çevik, S. (2023). Regime trajectories of Tunisia and Turkey: a comparative analysis. British Journal of Middle Eastern Studies, 1–19.

Neliwati, N., Siregar, I. J. K., Ramadhan, A. L., Nasution, R. A., Ginting, M. P. A., & Adeana, F. P. (2024). Pengabdian Masyarakat Dalam Peningkatan Kesejahteraan Desa Berbasis pendidikan, Moderasi Beragama, Pengentasan Kemiskinan, Pencegahan Stunting, Dan Penyuluhan Hukum: Refleksi Dari KKN 49 Di Desa Lubuk Hulu Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(5), 95–109.

Panjalu, G. F. (2024). Kedudukan Hukum Islam dalam Konsep Pluralisme Hukum di Indonesia. Jurnal Mas Mansyur, 2(1).

Raihan, Z., & Yarni, M. (2024). Peran Komnas HAM dalam Mengawasi dan Memastikan Hak Asasi Manusia berdasarkan Kepres Nomor 50 Tahun 1993. Limbago: Journal of Constitutional Law, 4(2), 89–108.

Siregar, M., & Mustafid, M. (2024). Analisis Implementasi Teori Hukum Inklusif dalam Pembentukan Undang-Undang yang Pancasilais di Indonesia. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 5(3), 1299–1314.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. In Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.Bandung:Alfabeta. Alfabeta. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Syarif, M. Z. H. (2021). Dinamika Pendidikan Islam Minoritas: Eksistensi, Kontestasi Dan Konvergensi. Publica Indonesia Utama.

Tempo.co. (2020). Rumah Ibadah, Belenggu Mayoritas. https://interaktif.tempo.co/proyek/rumah-ibadah-belenggu-mayoritas/index.html

Widiya, D., Astuti, P., Septiyani, R., & Sebagai, I. K. (2023). Desi Widiya Puzi Astuti, 2 Khairunnisa, 3 Rini Septiyani, Isu-Isu Keberagamaan Sebagai Basis Modern-Kontemporer Pemikiran dalam Islam. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, DanBudaya, 1(2), 578–590.

Downloads

Published

2025-07-08

How to Cite

Mumtazul Rizqia Nafisa, Dewi Putri Anggraini, Mars Dewangga Putra Anugrah, Prysilya Ananta, & ⁠Satria Alanku5. (2025). Minoritas dan Pluralisme: Tantangan dalam Merealisasikan Hak Asasi Manusia dalam Konteks Islam. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(1). https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i1.294