Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk Layanan Rawat Jalan di Klinik Utama Medika II Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i3.681Keywords:
Analisis SWOT, Kepuasan Pasien, Rekam Medis, SPM, Waktu TungguAbstract
Pelayanan kesehatan rawat jalan merupakan lini pertama dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat, sehingga penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi krusial sebagai tolok ukur mutu layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SPM di Klinik Utama Medika II Jakarta, mengidentifikasi kesenjangan dengan indikator yang berlaku, serta merumuskan strategi peningkatan mutu. Metode yang digunakan adalah studi residensi dengan pendekatan observasi, analisis Fishbone, prioritisasi masalah menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth), serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa penerapan SPM belum optimal, terutama terkait waktu tunggu pelayanan, kelengkapan rekam medis, dan kepuasan pasien. Intervensi yang dilakukan berupa optimalisasi alur pasien, briefing staf, pelatihan pengisian rekam medis, serta penguatan komunikasi dan empati staf. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan signifikan, yaitu penurunan waktu tunggu di loket pendaftaran dan farmasi, peningkatan kelengkapan rekam medis dari 65% menjadi 88%, serta skor kepuasan pasien rata-rata mencapai 4,1 dari 5. Konsep inovasi “Medika II Alur Nyaman” diajukan sebagai strategi jangka panjang untuk mendukung efisiensi alur, transparansi informasi, dan peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan SPM yang efektif terbukti berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan rawat jalan dan membangun kepercayaan pasien.
References
Agiwahyuanto. ( 2020). Mutu Pelayanan Standar Pelayanan Minimal (Spm) Pendaftaran Pasien Di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan (TPPRJ) Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang. Semarang: Media Ilmu Kesehatan.
Ahar, A. (2021). Media Pembelajaran. Jakarta : Rajagrafindo Persada.
Asosiasi Klinik Indonesia. (2023, 10 Oktober). Peningkatan kualitas pelayanan rawat jalan di era digital. Diakses dari https://www.aski.or.id/artikel/peningkatan-kualitas-pelayanan-rawat-jalan.
Asosiasi Klinik Swasta Jakarta. (2023). Hasil Audit Internal Kualitas Rekam Medis Klinik Swasta di Wilayah Jakarta Tahun 2022. Jakarta: Asosiasi Klinik Swasta Jakarta.
Asmoko, Hindri.2015. Teknik Ilustrasi Masalah – Diagram Fishbone. Diakses dari http://www.bppk.depkeu.go.id
Bangsawan et al (2016). Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk Pelayanan Bayi di Puskesmas Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Ilmu Kesehatan Masya-rakat, (741), pp. 1–10. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/kesmas/article/view/23006
Dewi, P. P., & Susanti, R. (2023). Analisis kepatuhan standar pelayanan minimal rawat jalan di puskesmas Salatiga. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 78-89.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan Survei Kepuasan Pasien Nasional Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019. (n.d.). Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kerzner, H. (2019). Project Management: A Systems Approach to Planning, Scheduling, and Controlling (12th ed.). Wiley.
Kristianti, P., & Santoso, A. (2024). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kualitas pelayanan rawat jalan di klinik utama. Jurnal Mutu Pelayanan Kesehatan, 5(1), 30-45.
Maulida, L., & Wijaya, H. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat jalan di klinik umum. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 18(2), 112-125.
Menteri Kesehatan RI. (2011). Nomor 028/MENKES/PER/1/2011 Tentang klinik. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia .
Mulyani, S. R. (2023). Metode Penelitian. Deepublish: Bandung.
Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis edisi 5. Salemba Medika.
Peraturan Menteri Kesehatan. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Permenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Pratiwi, N., & Lestari, H. (2022). Evaluasi implementasi sistem informasi manajemen untuk mendukung standar pelayanan minimal di fasilitas pelayanan kesehatan. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 9(3), 180-192.
Putra, A. D., & Fitriani, R. (2022). Tinjauan kesiapan klinik dalam penerapan standar akreditasi klinik di era Jaminan Kesehatan Nasional. Jurnal Kesehatan Terpadu, 13(1), 1-10.
Quality Management Institute. (2025). Problem Prioritization Using the USG Matrix. diakses dari https://www.qualityinstitute.org/usg-matrix-guide
Sri Anjayati. (2021). Review Artikel: Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Menggunakan metode Servqual. Nursing Care and Health Technology Journal.
Strategic Planning Institute. (2022). Advanced SWOT Matrix and Strategic Quadrants. diakses dari https://www.strategicplanninginstitute.org/swot-quadrants.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







