Integrasi Ilmu, Budaya, dan Modernitas dalam Perspektif Al Qur’an

Authors

  • Bela Adil Pertiwi Universitas Islam Negeri Raden Fatah
  • Kusnadi Universitas Islam Negeri Raden Fatah
  • Aristophan Firdaus Universitas Islam Negeri Raden Fatah

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i4.887

Keywords:

Al-Qur'an, Budaya, Ilmu Pengetahuan, Modernitas

Abstract

Perkembangan modernitas yang ditandai oleh kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan globalisasi membawa perubahan signifikan dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Perubahan tersebut kerap menimbulkan ketegangan antara tradisi budaya lokal dan tuntutan zaman modern, khususnya dalam konteks masyarakat Muslim. Dalam situasi ini, Al-Qur’an sering kali diposisikan secara dilematis, antara dipahami secara normatif-tekstual atau dituntut untuk mampu menjawab realitas sosial yang terus berubah. Oleh karena itu, diperlukan kerangka pemahaman yang menempatkan Al-Qur’an sebagai sumber nilai yang mampu mengintegrasikan ilmu, budaya, dan modernitas secara seimbang dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat berfungsi sebagai landasan integratif dalam menyatukan tradisi budaya dan tuntutan modernitas, serta menjelaskan prinsip-prinsip Qur’ani yang relevan dalam pembangunan peradaban. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui analisis tematik terhadap literatur tafsir, pemikiran Islam kontemporer, dan kajian budaya Islam Nusantara. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Al-Qur’an menempatkan ilmu sebagai fondasi kemuliaan manusia, budaya sebagai ekspresi kreatif yang diakui dan diarahkan oleh nilai etika, serta modernitas sebagai realitas zaman yang harus disikapi secara kritis dan selektif. Prinsip tauhid, wasathiyah, keadilan, dan tafsir kontekstual menjadi kunci integrasi ketiganya. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peradaban Islam yang ideal bukanlah peradaban yang menolak budaya dan modernitas, melainkan peradaban yang mampu mengolah tradisi dan pembaruan dalam bingkai nilai Qur’ani. Penelitian ini menyarankan penguatan pendekatan living Qur’an dan tafsir kontekstual agar nilai Al-Qur’an tetap relevan dan aplikatif dalam menghadapi dinamika sosial kontemporer.

References

Aboueldahab, E. I. M. M., & Quddus, S. M. A. (2020). The Crisis of Governance and Modernity: Exploring its Nature from a Moral Perspective (Krisis Tadbir Urus dan Kemodenan: Menelusuri Tabiatnya daripada Perspektif Moral). Journal of Islam in Asia (E-ISSN 2289-8077), 17(1), 332–355.

Albayrak, I. (2022). Modernity, its impact on Muslim world and general characteristics of 19–20th-century revivalist–reformists’ re-reading of the Qur’an. Religions, 13(5), 424.

Ansari, A. (2024). Islam Nusantara: Keanekaragaman Budaya Dan Tradisi. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 18(2), 226–247.

Aziz, A., & Hasanah, U. (2025). Kontribusi Hadis Dalam Tafsir Kontekstual Terhadap Isu Kontemporer HAM, Menjaga Lingkungan, dan Keadilan Sosial. Jurnal Teologi Islam, 1(2), 526–539.

Bashir, H. M. A. (2024). Islamic Contributions to the Sciences: Astronomy and the Study of the Universe. International Journal of the Universe and Humanity in Islamic Vision and Perspective, 1(2), 35–45.

Bode, I. (2024). The Fate of Social Modernity: Western Europe and Organised Welfare Provision in Challenging Times. In The Fate of Social Modernity. Edward Elgar Publishing.

Boman, B., & Mosesson, M. (2023). Converging cultures? A comparative analysis of South Korea and Sweden’s national curricula, 1980–2018. Discover Education, 2(1), 1.

Duryat, H. M. (2021). Paradigma pendidikan islam: Upaya penguatan pendidikan agama islam di Institusi yang bermutu dan berdaya saing. Penerbit Alfabeta.

Elsheikh, S. H. M., Ahamed, M., & Habiba, O. H. M. (2024). Knowledge and its Sources in the Quran. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 14(11).

Hanapi, J., & Amaluddin, A. (2025). Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal Dalam Konteks Global. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 142–153.

Harriguna, T., & Wahyuningsih, T. (2021). Kemajuan Teknologi Modern untuk Kemanusiaan dan Memastikan Desain dengan Memanfaatkan Sumber Tradisional. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 2(1 Juni), 65–78.

Hasnat, M. A., Khandakar, H., Rahman, M. A., Islam, S. M. N., & Hasan, K. K. (2025). Capitalism in modern ignorance (jahilliyah): exploring Islamic alternatives to reshape human behaviour and provide solutions for the 21st century. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 18(4), 975–991.

Husna, R., & Layyinah, Q. (2025). Harmoni Agama Dan Budaya: Kajian Living Qur’an Tradisi Lolobaran Agung Masyarakat Madura. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 7(2), 512–526.

Hussain, H. A., & Qasim, H. M. (2024). Contribution of Islamic civilization to the scientific enterprise of the modern world. Journal of Religious and Social Studies, 4(1 Jan-Jun), 1–15.

Khan, H. U. (2024). Science and Religion: The Relationship between Islamic Teachings and Modern Cosmology. International Journal of the Universe and Humanity in Islamic Vision and Perspective, 1(1), 1–13.

Lumbantoruan, T. P., & Situmorang, M. (2025). Gerakan Oikumene di Indonesia dan Tantangan Lintas Agama. Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen, 2(1), 167–185.

Maulidin, S., & Nawawi, M. L. (2024). A Kearifan Lokal dalam Tradisi Keislaman: Memahami Kontribusi Budaya Islam di Indonesia: Local Wisdom in Islamic Traditions: Contributions to Islamic Culture in Indonesia from the Perspective of Islamic Education. ISEDU: Islamic Education Journal, 2(2), 117–126.

Mehr, A., & Mariam, H. (2024). From Jahiliyyah to Justice: Islamic Social Reforms. Al-Āfāq Islamic Research Journal, 4(1), 138–157.

O’Neill, W. (2024). Re-enchanting the World: Pope Francis’s Critique of the “Technocratic Paradigm” in Laudato Si’and Laudate Deum. Theological Studies, 85(2), 240–261.

Qomariyah, N., & Hasan, N. (2025). Madurologi: Budaya, Agama, dan Kearifan Lokal. UIN Madura Press.

Rahman, F. (2024). Islam & modernity: Transformation of an intellectual tradition (Vol. 15). University of Chicago Press.

Ruhullah, M. E., & Ushama, T. (2024). Time and Society in the Qur’an: Al-Ghazali’s Integration of Ancient Wisdom into Islamic Epistemology. Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies, 10(1), 62–80.

Safitri, H. H. (2024). Penguatan Moderasi Beragama Melalui Nilai-nilai Al-Qur’an dalam Tradisi Wungon di Pemalang. Penguatan Moderasi Beragama Melalui Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Tradisi Wungon Di Pemalang, 10(1), 1–14.

Subhan, S. (2025). Epistemology of Knowledge in the Perspective of the Quran. Journal of Social Research, 5(1), 34–45.

Syarif Maulidin, M. Isla Maulana, & Ulin Nuha. (2025). Konsep Pendidikan Karakter Dalam Kitab Syajarotul Ma’Arif Wal Ahwal Karya Syekh Al Izz Bin Abdussalam. Crossroad Research Journal, 2(1), 36–51. https://doi.org/10.61402/crj.v2i1.239

Veugelers, W., & Bosio, E. (2023). Linking moral and social-political perspectives in global citizenship education: A conversation with Wiel Veugelers. Prospects, 53(3), 181–194.

Wahyudin, W. (2025). Etika Pendidikan Islami: Akhlak Qur’ani dan Nabawi. Penerbit A-Empat.

Wibawa, N. H. H. P., Yasin, Z., & Husnan, H. M. I. (2023). Islam tradisi dan kearifan lokal Gorontalo. Buku-Buku Karya Dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo, 1(1).

Wijaya, A. (2020). Satu Islam, Ragam Epistemologi. IRCiSoD.

Wulan, S. R. (2025). Konsep Keseimbangan (Mīzān) dalam Islam sebagai Dasar Pembangunan Berkelanjutan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(6).

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Bela Adil Pertiwi, Kusnadi, & Aristophan Firdaus. (2025). Integrasi Ilmu, Budaya, dan Modernitas dalam Perspektif Al Qur’an. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(4). https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i4.887