Hubungan Pola Makan dengan Perkembangan Balita di Desa Jayawaras Garut

Authors

  • Annisa Devi Permata Institut Kesehatan Karsa Husada Garut
  • Ernawati Institut Kesehatan Karsa Husada Garut
  • Mellysa Wulandari Tasripin Institut Kesehatan Karsa Husada Garut

DOI:

https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i4.914

Keywords:

pola makan, perkembangan balita, gizi, KPSP

Abstract

Pola makan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi perkembangan balita. Asupan gizi yang tidak seimbang dapat menyebabkan gangguan perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan perkembangan balita usia 1–5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilakukan di Posyandu X. Jumlah sampel sebanyak 30 balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data pola makan diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh orang tua, sedangkan perkembangan balita diukur menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita dengan pola makan baik memiliki perkembangan yang sesuai dengan usianya. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,003 (p < 0,05) yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan perkembangan balita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan perkembangan balita. Diharapkan orang tua dapat memperhatikan pola makan balita untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.

References

Arifin, Z. (2020). Peran protein hewani dalam pertumbuhan balita. Jurnal Gizi Indonesia, 13(4), 89–96.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Statistik kesehatan anak Indonesia 2022. Jakarta: BPS.

Depkes RI. (2021). Pedoman gizi seimbang untuk anak. Jakarta: Depkes RI.

Fitri, R., & Wulandari, S. (2020). Pola makan dan pertumbuhan balita di Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(1), 23–30.

Handayani, T. (2018). Faktor risiko kurang gizi pada balita dan dampaknya terhadap perkembangan. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 5(1), 20–28.

Kemenkes RI. (2023). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniawati, D., & Hartono, R. (2019). Hubungan asupan gizi dengan perkembangan motorik pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(3), 100–107.

Lestari, P., & Sari, D. (2021). Asupan vitamin dan mineral serta dampaknya pada perkembangan balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 45–52.

Nugroho, H. (2017). Status gizi dan perkembangan balita di Posyandu. Jurnal Ilmu Gizi, 10(2), 34–41.

Prasetyo, A., & Dewi, Y. (2019). Hubungan frekuensi makan dengan perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Jurnal Psikologi Anak, 6(1), 12–20.

Rahayu, S., & Putri, F. (2020). Pengaruh pola makan terhadap pertumbuhan tinggi dan berat badan balita. Jurnal Kesehatan dan Gizi, 12(3), 67–74.

Sari, N. (2022). Hubungan gizi dengan perkembangan balita. Jurnal Kesehatan Anak, 8(2), 45–53.

Susanti, L. (2018). Pengaruh pola makan terhadap kemampuan kognitif balita. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 55–62.

UNICEF. (2022). Nutrition and child development. New York: UNICEF.

WHO. (2021). Improving child nutrition: The achievable imperative for global progress. Geneva: World Health Organization.

.

Downloads

Published

2026-02-13

How to Cite

Annisa Devi Permata, Ernawati, & Mellysa Wulandari Tasripin. (2026). Hubungan Pola Makan dengan Perkembangan Balita di Desa Jayawaras Garut. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(1). https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i4.914