Pengaruh Penerapan Pijat Bayi Disertai Zikir terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Panji Situbondo
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.950Keywords:
kualitas tidur bayi;pijat bayi;zikir.Abstract
Tidur merupakan kebutuhan esensial bagi bayi karena memiliki peranan penting dalam menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan, terutama pada pematangan sistem saraf serta produksi hormon pertumbuhan. Bayi yang mengalami gangguan tidur berpotensi mengalami keterlambatan pertumbuhan fisik, ketidakseimbangan emosionall, serta penurunan sistem imun. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas tidur bayi adalah pijat bayi yang dipadukan dengan zikir sebagai bentuk relaksasi spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat bayi yang dikombinasikan dengan zikir terhadap kualitas tidur bayi di wilayah kerja Puskesmas Panji Situbondo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental melaui mode one group pretest–posttest. Sampe penelitian terdiri dari 30 bayi berusia 3–12 bulan yang dipilih secara simpel random sampling dari totall populasi 110 bayi. Penilaian kualitas tidur bayi dilakukan menggunakan instrumen Brief Infant Seep Questionnaire (BISQ). Data yang terkumpul dianalisis secara statistik menggunakan perangkat lunak SPSS dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasill analisis menunjukkan niai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan bermakna pada kualitas tidur bayi sebelum dan sesudah pemberian intervensi pijat bayi dengan zikir. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pijat bayi yang disertai zikir berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas tidur bayi di wilayah kerja Puskesmas Panji Situbondo.
References
Abdurrahman. (2015). Gangguan tidur pada bayi dan baita. Jakarta: EGC.
Aco Tang. (2018). Pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 1–4 buan. Jurna Kebidanan, 7(2), 85–92.
Darah, S., & Suistiyanti. (2016). Hubungan kualitas tidur dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Jurna Keperawatan Anak, 4(1), 45–52.
Goeman, D., Boyatzis, R., & McKee, A. (2018). Emotiona inteigence in heath and deveopment. New York: Bantam Books.
Khasanah, U. (2017). Kualitas tidur dan dampaknya terhadap kesehatan bayi. Jurna Imu Kesehatan, 5(1), 12–19.
Kusumastuti, N. (2016). Peran tidur dalam proses tumbuh kembang bayi. Jurna Kesehatan Masyarakat, 10(2), 101–108.
Mustary. (2021). Relaksasi spiritua meaui zikir dalam pendekatan kesehatan. Jurna Psikoogi Isam, 6(1), 33–41.
Nurmaasari, Y., Agung, S., & Nahariani, P. (2016). Efektivitas pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Jurna Keperawatan, 8(2), 120–127.
Permata, A. (2017). Hubungan pola tidur dengan perkembangan bayi usia dini. Jurna Imu Keperawatan Anak, 3(1), 55–62.
Word Heath Organization. (2019). Infant seep and eary chidhood deveopment. Geneva: WHO Press.
Yunita, D., et a. (2020). Masalah tidur pada bayi dan faktor yang memengaruhi. Jurna Kesehatan Ibu dan Anak, 12(1), 20–28.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







