Mengembangkan Konsep Pemikiran Pendidikan Jiwa Menurut Ibnu Sina
DOI:
https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.975Keywords:
pendidikan karakter, Ibn Sina, pendidikan Islam, pengembangan moral dan spiritual, pendidikan jiwaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengembangkan konsep pendidikan jiwa menurut Ibn Sina serta menganalisis relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Pendidikan modern cenderung menitikberatkan pada aspek kognitif dan teknis, sementara aspek moral dan spiritual sering terabaikan, sehingga memicu krisis etika dan karakter. Ibn Sina menawarkan kerangka pendidikan holistik yang mengintegrasikan perkembangan intelektual, moral, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis sumber primer berupa karya-karya Ibn Sina serta sumber sekunder seperti buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan Islam. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibn Sina memandang jiwa sebagai substansi immaterial yang memiliki tingkatan hierarkis, yaitu jiwa nabati, jiwa hewani, dan jiwa rasional, yang menjadi dasar bagi sistem pendidikan yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan manusia. Tujuan utama pendidikan jiwa adalah mencapai kesempurnaan manusia (insan kamil) melalui pengembangan akal, pembentukan akhlak, dan pendalaman spiritualitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran pendidikan Ibn Sina tetap sangat relevan bagi pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam menjawab krisis moral dan mengintegrasikan kembali nilai-nilai etika dan spiritual dalam sistem pendidikan modern.
References
Al-Attas, S. M. N. (2020). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. Kuala Lumpur: ISTAC.
Asrori, Achmad. “Konsep Etika Dalam Pemikiran Ibnu Sina Dan Relevansinya Bagi Pendidikan Islam.” UNISAN JURNAL 4, no. 4 (2025): 100–108.
Fauzi, A. (2021). Pendidikan jiwa dan pembentukan karakter dalam perspektif filsafat Islam klasik. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 145–158.
Habibirrahim, Muhammad, and Misra Misra. “Kontribusi Pemikiran Ibnu Sina Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Di Era Modern.” Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 3, no. 3 (2025): 23–33.
Hidayat, T., & Suryana, A. (2022). Relevansi pemikiran Ibn Sina tentang jiwa terhadap pendidikan karakter dalam Islam. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 33–45.
Ivanda, Salsa Bila, Nur Annisa, and Herlini Puspika Sari. “Peran Ibnu Sina Dalam Sejarah Filsafat Islam Dan Sains Modern.” Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 3, no. 5 (2025): 109–20.
Kusuma, Amir Reza. “Konsep Jiwa Menurut Ibnu Sina Dan Aristoteles.” Tasamuh: Jurnal Studi Islam 14, no. 1 (2022): 61–89.
Nasr, S. H. (2021). Islamic philosophy from its origin to the present: Philosophy in the land of prophecy. New York: SUNY Press.
Wanto, Eko Kurnia, and Khojir Khojir. “Pemikiran Ibnu Sina Tentang Pendidikan Dan Relevansinya Di Era Society 5.0.” Journal of Islamic Education Policy 8, no. 1 (2024).
Yamin, Muhammad. “Keabadian Jiwa Manusia Perspektif Ibn Sina.” FU, 2022.
Zaini, A., & Ma’arif, S. (2023). Integrasi nilai moral dan spiritual dalam pendidikan Islam kontemporer: Telaah pemikiran Ibn Sina. Jurnal Studi Keislaman, 18(1), 1–14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







