Kearifan Lokal Mo’dodulu Mause: Tradisi Mapalus Menanam Padi yang Menghidupkan Pertanian di Minahasa Tenggara

Authors

  • Anita Verenita Lumenta Pastoral Konseling/Fakultas Teologi, Institut Agama Kristen Negeri Manado
  • Agnisye Gabriela Tingginehe
  • Dea Indah Claudia Yumbe
  • Deiby Lahinda

Keywords:

Mo’dodulu Mause, Mapalus, Gotong Royong, Kearifan Lokal, Pelestarian Budaya

Abstract

Mo'dodulu Mause merupakan tradisi lokal khas Minahasa Tenggara yang berakar pada nilai gotong royong atau Mapalus, khususnya dalam kegiatan menanam padi. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian integral dari praktik pertanian yang menunjang penghidupan masyarakat, namun juga merupakan perwujudan nilai-nilai budaya yang memperkuat solidaritas sosial dan melestarikan tradisi lokal. Dalam pelaksanaannya, Mo'dodulu Mause melibatkan kerja sama seluruh masyarakat dalam setiap tahapan budidaya padi, mulai dari penyiapan lahan hingga penanaman padi bersama. Hal ini menunjukkan bagaimana kebersamaan dan tanggung jawab bersama tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Artikel ini menggali lebih dalam lagi tentang asal-usul dari tradisi Mo'dodulu Mause, proses pelaksanaannya, serta dampaknya terhadap kelangsungan pertanian dan pelestarian budaya di Minahasa Tenggara. Melalui tradisi ini, masyarakat tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, keharmonisan sosial, dan identitas budaya di era modern.

Downloads

Published

2025-01-14

How to Cite

Verenita Lumenta, A., Gabriela Tingginehe, A., Indah Claudia Yumbe, D., & Lahinda, D. (2025). Kearifan Lokal Mo’dodulu Mause: Tradisi Mapalus Menanam Padi yang Menghidupkan Pertanian di Minahasa Tenggara. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(1). Retrieved from https://journalpustaka.com/index.php/jpnm/article/view/285